Disbunnak Keswan Kampar Imbau Perusahaan Perkebunan Memiliki Komitmen Dalam Perizinan

Disbunnak Keswan Kampar Imbau Perusahaan Perkebunan Memiliki Komitmen Dalam Perizinan

KAMPAR – Dinas Perkebunan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar tetap berupaya menghimbau perusahaan agar memiliki komitmen dalam perizinan.

Hingga saat ini, seluruh perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kabupaten Kampar memiliki izin usaha perkebunan yang baik.

Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kampar, Marahalim, S. Pt didampingi Kabid Usaha Perkebunan, Helvizar, SP, (07/12/23) di ruang kerjanya mengatakan, bahwa secara umum perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kabupaten Kampar telah taat dalam memiliki Izin Usaha Perkebunan.

"Proses pengurusan perizinan tetap mengacu kepada Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor: 98/Permentan/OT.140/9/2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan," katanya.

Marahalim juga mengatakan, bahwa seluruh perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Kampar juga diminta untuk melaksanakan kewajibannya dalam pembangunan perkebunan masyarakat sebanyak 20% dari luas perkebunan yang mereka miliki.

"Hal ini mengacu kepada Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar," bebernya.

Pembangunan kebun itu lanjutnya, bukan berarti perusahaan memberikan sebagian perkebunannya kepada masyarakat, melainkan hanya membangun perkebunan untuk masyarakat. Bisa saja lahannya milik masyarakat sendiri, perusahaan hanya membantu bibit, pupuk atau kebutuhan lainnya.

“Jadi pembangunan perkebunan bisa dilakukan melalui pola kredit, hibah maupun bagi hasil. Pembangunan kebun untuk masyarakat itu dilakukan bersamaan dengan pembangunan kebun yang diusahakan perusahaan, dan rencana pembangunan kebun masyarakat tersebut harus diketahui pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Usaha Perkebunan, Helvizar, SP mengatakan, bahwa di wilayah Kabupaten Kampar terdapat sekitar 149.561 hektar Izin Usaha Perkebunan Swasta dan seluas 34.344 hektar Izin Usaha Perkebunan Negara. “Bisa jadi antara IUP dan Hak Guna Usaha (HGU) nya berbeda. Dan yang sering terjadi itu, luas HGU nya lebih dari IUP yang mereka miliki,” pungkas Helvizar.***(Edi)

Berita Terkait

Plt. Bupati Labuhanbatu Ingatkan Petugas Pantarlih Tidak Bermain Saat Bekerja

Labuhanbatu, Portalriau.com- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar S.Pd. MM mengingatkan agar para petugas Pantarlih tidak bermain - main saat bekerja dalam…...

Peringati HKG PKK ke-52, Plt Bupati Labuhanbatu: "Mari Jadikan Refleksi Bagi PKK"

Labuhanbatu,portalriau.com- Memperingati HKG PKK ke 52 tahun 2024 Plt. Bupati labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar,S.Pd, MM, mengajak kepada seluruh Kader PKK di semua tingkatan untuk…...

Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR

Caption: _Laudia Cinta Bella saat menjahit baju pesanan konsumen. Laudia membuka usaha menjahit di rumahnya, di Bagan Siapiapi, Rokan Hilir, Riau usai menjalani pelatihan menjahit…...

PEBRI MAHMUD SUMONDO URANG BENAI,Berikut Ulasannya

Kuansing - Portalriau.com- Ternyata Pebri Mahmud yang digadang gadang sebagai bakal calon Wakil Bupati Suhardiman Amby adalah sumondo orang Benai, beliau merupakan Salah satu Tokoh…...

Meriahkan Hari Bhayangkara Bupati Kasmari Lepas 300 Trail Adventure ,Bersama Kapolres Bengkalis

DURI - Portalriau.com- Sebanyak 300 Peserta Trail Adventure tahun 2024, dari berbagai daerah mengikuti ajang Trabas Bakti Sosial Hari Bhayangkara bersama Kapolres Bengkalis, di lapangan…...