Polda Riau Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penghinaan Profesi oleh Kuasa Hukum Khairul Umam, Elidanetti

Polda Riau Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penghinaan Profesi oleh Kuasa Hukum Khairul Umam, Elidanetti

Pekanbaru - Laporan dugaan penghinaan profesi yang dilaporkan Aliansi Wartawan Duri (AWD) ke Polda Riau, Kamis (07/09/2023) lalu ternyata ditindaklanjuti oleh Polda Riau. Senin (18/09/2023) penyidik Polda Riau memanggil pelapor dan saksi untuk dimintai keterangan terkait dugaan penghinaan profesi wartawan yang dilontarkan Elidaneti kuasa hukum Khairul Umam saat melakukan konfrensi pers di rumah Dinas Ketua DPRD Bengkalis terkait mosi tak percaya 36 anggota DPRD terhadap Khairul Umam dan Syahrial.

Pemeriksaan dilakukan di Sub Unit IV Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau. Pelapor dan dua saksi dimintai keterangan terkait dugaan pelecehan profesi oleh Kuasa Hukum Khairul Umam, Elidaneti tersebut.

Seperti diungkapkan Bambang Gusfryadi bahwa ia diminta keterangan hampir 4 jam oleh penyidik dan keterangan yang disampaikan terkait pelaporan dugaan penghinaan profesi wartawan oleh Elidaneti, yang menyebut 80 persen wartawan yang ada di Kabupaten Bengkalis tunduk pada pemerintah karena angka-angka yang dibayar dan uang receh bisa menjual, menggadaikan wartawan.

"Alhamdulillah laporan kita ditindak lanjuti oleh penyidik Polda Riau dan pemeriksaan yang dilakukan tadi seputar laporan dugaan penghinaan profesi wartawan oleh kuasa hukum Ketua DPRD," ujar Bambang yang juga menjabat sebagai Ketua JMSI Kabupaten Bengkalis.

Sementara saksi lain yang diperiksa Alfisnardo yang dicecar sebanyak 19 pertanyaan oleh penyidik, dimana ia juga merupakan saksi yang hadir saat konfrensi pers di rumah dinas Ketua DPRD Bengkalis.

"Saya tadi diperiksa penyidik sekitar 3 jam dan dicecar sebanyak 19 pertanyaan dan keterangan yang saya sampaikan sesuai fakta yang ada pada konfrensi pers terkait pernyataan Elidaneti yang diduga menghina profesi wartawan," ujar Ketua PWI Bengkalis periode 2019-2022.

Saksi lainnya Suhendra yang dicecar 11 pertanyaan oleh penyidik dan berharap kasus yang ditangani oleh penyidik Polda Riau dapat berlanjut hingga P21 nantinya.

"Kami berharap kasus ini dapat berlanjut ke meja hijau nantinya dan tidak ada lagi Elidaneti lainnya yang akan melakukan penghinaan terhadap profesi wartawan di kabupaten Bengkalis," ujar Suhendra.

Penyidik dalam melengkapi Berita Acara Pemeriksaan (BAP) minggu depan akan kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi lainnya dalam kasus dugaan penghinaan profesi wartawan yang dilakukan Elidaneti

Berita Terkait

Plt. Bupati Labuhanbatu Ingatkan Petugas Pantarlih Tidak Bermain Saat Bekerja

Labuhanbatu, Portalriau.com- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar S.Pd. MM mengingatkan agar para petugas Pantarlih tidak bermain - main saat bekerja dalam…...

Peringati HKG PKK ke-52, Plt Bupati Labuhanbatu: "Mari Jadikan Refleksi Bagi PKK"

Labuhanbatu,portalriau.com- Memperingati HKG PKK ke 52 tahun 2024 Plt. Bupati labuhanbatu Hj. Ellya Rosa Siregar,S.Pd, MM, mengajak kepada seluruh Kader PKK di semua tingkatan untuk…...

Laudia Cinta Bella, Jahit Indahnya Masa Depan Lewat Vokasi PHR

Caption: _Laudia Cinta Bella saat menjahit baju pesanan konsumen. Laudia membuka usaha menjahit di rumahnya, di Bagan Siapiapi, Rokan Hilir, Riau usai menjalani pelatihan menjahit…...

PEBRI MAHMUD SUMONDO URANG BENAI,Berikut Ulasannya

Kuansing - Portalriau.com- Ternyata Pebri Mahmud yang digadang gadang sebagai bakal calon Wakil Bupati Suhardiman Amby adalah sumondo orang Benai, beliau merupakan Salah satu Tokoh…...

Meriahkan Hari Bhayangkara Bupati Kasmari Lepas 300 Trail Adventure ,Bersama Kapolres Bengkalis

DURI - Portalriau.com- Sebanyak 300 Peserta Trail Adventure tahun 2024, dari berbagai daerah mengikuti ajang Trabas Bakti Sosial Hari Bhayangkara bersama Kapolres Bengkalis, di lapangan…...