Pasar Ternak Kembang Teratai Diresmikan Bupati Kampar di Tapung
KAMPAR - portalriau.com, Keberadaan pasar ternak di Kecamatan Tapung, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH meresmikan, Rabu (17/3/2021). Hal ini diyakini Catur mampu menggesa kebangkitan ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
Pasar ternak tersebut akan selalu dibuka pada setiap hari selasa. Lokasi Pasar tersebut dipusatkan di lapangan Sepak bola Desa Sei Lembu Makmur.
Hadir pada kesempatan itu, Camat Tapung Amriyudo dan Kepala Bidang Peternakan Disbunnakkeswan Kabupaten Kampar M Ali dan lainnya.
Bupati Kampat Catur dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pasar yang dikhususkan untuk ternak yang berasal dari pedagang hewan dari berbagai kabupaten di Provinsi Riau. Bahkan ada juga pedagang dari luar Provinsi Riau.
"Pasar Ternak ini merupakan terobosan baik, inovatif dan positif bagi kemajuan ekonomi masyarakat desa," ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, efek positif adanya pasar ini salah satunya adalah hewan ternak yang dijual di pasar ini kesehatan pasti dijamin oleh Dinas Peternakan Kabupaten Kampar.
Hal juga disampikan M. Ali Kabid Perternakan Disbunnakkeswan Kampar, Ia mengatakan bahwa Hewan yang dijual dipasar ternak ini dapat dipastikan kesehatannya baik.
"Dinas Peternakan tentu saja selalu memeriksa hewan yang dipasarkan di pasar ini," tuturnya.
"Hewan ternak yang dijual disini bisa kita pastikan sehat, karena kita dari dinas selalu melakukan pengawasan dan pengecekan," ujar Ali.
Lebih lanjut, Ali juga menyampaikan bahwa kebutuhan daging saat ini di Kabupaten Kampar belum tersedia dengan baik.
"Dengan adanya pasar ternak ini, masyarakat yang membutuhkan daging hewan, dapat dengan mudah memperoleh daging dengan kualitas yang baik, segar dan sehat," imbuhnya lagi.
Ia mengungkapkan, selain meresmikan pasar ternak tersebut, bupati juga memberikan nama bagi pasar tersebut dengan sebutan Pasar Kembang Teratai.
"Dengan dibukanya Pasar Ternak ini, multi efek yang didapat sangat banyak. Masyarakat dapat memanfaatkan pasar ternak ini untuk meningkatkan perekonomian keluarga," tutupnya. (Edi/**)