Perekrutan 27 Mantan Pendamping Desa di Rohul Masib Dipertimbangkan
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Pemkab Rokan Hulu (Rohul), kini masih pertimbangkan merekrut kembali 37 mantan Pendamping Desa yang sebelumnya diperbantukan di Program Unit Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) Manajemen Provinsi.
Informasi Kepala Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Rohul, Budhia Kasino, pihaknya masih mempertimbangkan mengingat program UED SP masih berjalan baik di Rohul.
“Bila memang dilakukan perekrutan, diharapkan hal itu dapat memenuhi kekurangan Pendamping Desa untuk Program UED SP Pemkab Rohul,”terang Budhia, Senin (8/9/2014).
Budhia mengakui, dimana ke 37 Pendamping Desa Program UED-SP akan dievaluasi kinerjanya serta dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan dan anggaran daerah. Sebelumnya, BPMPD Rohul sudah menempatkan 16 Pendamping Desa di 11 UED SP Manajemen Provinsi dan 38 Program UED SP melalui sharing budget.
Kata Budhia lagi, kini nasib 11 UED SP Manajemen Provinsi Riau di Kabupaten Rohul yang sudah berjalan, akan tetap berjalan dengan pengelola pihak BPMPD Rohul. Namun, sebelum diserahterimakan dari Provinsi Riau ke pemerintah daerah, 11 UED SP Manajemen Provinsi itu akan menjalani analisa akutansi dilakukan BPM Bandes Provinsi Riau.
Karena program UED SP Manajemen Provinsi sudah di Kabupaten Rohul sejak 2011 silam. Program itu dicanangkan dengan tujuan untuk menggerakkan ekonomi pedesaan.
“Belum lama ini, program itu terpaksa dihentikan Gubernur Riau Annas Maamun, karena terindikasi tidak tepat sasaran. Indikasi lainnya, banyak temuan penyelewengan dalam penggunaan dananya,”kata Budhia Kasino. (Alfian)