Diskes Larang Warga Mengunakan Air Sumur

Portalriau.com-BAGANSIAPIAPI - Wilayah Rokan Hilir mulai di kepung banjir akibat hujan berturut-turut dalam seminggu terakhir ini. Sehingga banyak rumah penduduk yang terendam banjir, tak terkecuali sumur warga semunya akan di genangi banjir. Akibatnya warga di larang untuk mengunakan air sumur untuk kebuutuhan sehari-hari.

"Disaat musim banjir besar saat ini, maka otomatis sumur warga akan terendam dengan air banjir. Untuk itu warga diminta untuk tidak mengunakan air sumur untuk sehari-hari, karna air sumur sudah terkonominasi dengan kuman air banjir tersebut. Sehingga bisa mendatangkan penyakit kulit,"ujar Kepala Dinas Kesehatan Rohil, Junaidi Saleh. Jumat (6/12).

Menurutnya, banjir besar yang mengakibatkan rumah warga terendam, maka otomatis sumur yang ada di rumahnya akan terendam juga dengan banjir. Maka tidak bisa di gunakan untuk apapun, seperti madi, mencuci baju, dan mencuci piring, dan lainya,"maka kalau sudah bergabung otomatis sudah tercampur semuanya. Apa lagi air banjir ini semua kotoran ada disitu, sehingga mendatangkan kuman yang tidak sedikit.  Maka kalau sudah bercampur air sumur akan berkuman, sehingga tidak di bolehkan lagi di gunakan apapun, baik untuk mandi maupun mencuci,"tegas Junaidi.

Ditegaskannya, kalau sudah terkena penyakit kulit oleh banjir tersebut maka sulit untuk sembuh dengan cepat, apa lagi kulit yang sensitif terkena air gatal. Sehingga memudahkan penyakit kulit untuk berkembangbiak,"selain penyakit kulit ini akan banyak penyakit yang cepat datang seperti diare. Makanya air banjir ini jangan mudah untuk mengunakannya, Karna banyak penyakit yang mengendam di dalamnya,"tutur Junaidi.   

Lanjut Junaidi, di Wilayah Rohil masyoritas warga mengunakan air sumur untuk keperluan kebutuhan sehari-hari, jarang warga mengunakan air hujan untuk keperluanya. Apalagi di daerah pingir kota seperti Kecamatan Pekaitan, Sinoboi, Pujud, Penipahan. Semua mengunakan air sumur,"kalau di kota Bagansiapiapu mungkin tidak semua mengunakan air sumur, namun air hujan di gunakanya. Selepas itu hampir semua ke camatan mengunakan air sumur. Apa lagi air sumur yang ada di warga kebanyakan tidak dipalang atau di bendeng, sehingga mudah air banjir akan bercampur dengan air sumur. Sehingga tidak bisa di gunakan untuk apapun,"kata Junaidi.(anto)

 

 

Berita Terkait

PHR Temukan Harta Karun Baru, Sumur TOPI-002 Hasilkan 795 Barel Minyak Per Hari

DURI, Portalriau.com--28 April 2026 – Di tengah tantangan penurunan produksi alami di lapangan minyak Blok Rokan, SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) justru…...

Di bocorkan warga Ini nama nama BD Narkoba di Bilah Hulu.Kapolres diminta bertindak

Labuhanbatu. Peredaran narkoba jenis Sabu sabu belum juga musnah dari bumi Labuhanbatu, entah apa yang menyebabkan hal tersebut, apakah lambannya penanganan penegak hukum, ketidak pedulian…...

PHR Santuni 50 Dhuafa dan Tuntaskan Solusi Banjir serta Jalan Rusak di South Bekasap

BENGKALIS, Portalriau.com---24 April 2026 – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menyalurkan santunan kepada 50 dhuafa di Kelurahan Pematang Pudu, Kabupaten Bengkalis, sebagai bagian dari syukuran…...

Tokoh Masyarakat Apresiasi Kinerja Kapolres Rohil, Cepat Tanggap Tangani Persoalan di Panipahan

Rokan Hilir –Portalriau.com--- Tokoh masyarakat Kabupaten Rokan Hilir, H. Fuad dan H. Samsul, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Rokan Hilir atas kinerja cepat dan tanggap dalam…...

KAPOLRES ROHIL BERSAMA UPIKA PANIPAHAN GELAR PENANAMAN POHON DALAM RANGKA HARI BUMI SEDUNIA

Rokan Hilir – Portalriau.com--Dalam rangka memperingati Hari Bumi Sedunia, Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H. bersama unsur UPIKA Panipahan melaksanakan kegiatan penanaman…...