Walikota Banjarmasin Apresiasi Peresmian Kampung Budaya Banjar
portalriau.com-nb.Sedangkan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, melalui zoom meeting menyambut baik dan mengapresiasi atas peresmian Kampung Budaya Banjar di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat pada hari ini.Ibnu Sina menyampaikan keinginannya untuk hadir di sini bersama masyarakat Banjar yang ada di Sumatera khususnya Sergai.Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sergai beserta jajaran atas perhatiannya pada suku Banjar, dan selamat atas peresmian Kampung Budaya Banjar ini, semoga kedepannya dapat melestarikan budaya khas khususnya Banjar agar tetap eksis dalam kehidupan bermasyarakat. Sampaikan salam kepada masyarakat Sergai khususnya warga Banjar, semoga persahabatan Banjarmasin dan Sergai ini selalu terjalin erat hingga selamanya,ungkapnya
Hidayatullah, SE, selaku Ketua Kerukunan Bubuhan Banjar Sumut, menyebut bahwa momentum ini sangat berharga khususnya bagi warga suku Banjar di Sumut, semoga menjadi berkah lagi bagi warga Banjar di tanah perantauan.Hidayatullah mengutarakan, mewakili keluarga besar Banjar di Sumut, yang kepengurusannya ada di 16 kabupaten/kota mulai dari Langkat sampai Labusel, hingga Simalungun dan Siantar serta Karo dan Pakpak Barat. " Alhamdulillah warga Banjar sudah menyebar di 16 kabupaten/kota di Sumut. Pada tahun 1960 warga Banjar di Sumut secara formal yang kita dapatkan penetapan Kampung Budaya Banjar ini pertama kali dilakukan di Kabupaten Sergai bahkan di Sumut," katanya penuh takjub.
Tak lupa juga Hidayatullah mengapresiasi dan kebanggaan disampaikan kepada Bupati Sergai. Salah satu tanda budaya ada adalah bahasa. Hal tersebut yang menjadi permasalahan bagi warga Banjar sebab saat ini kaum muda Banjar sudah mulai terlepas dari kesukuan. Maka dengan adanya Kampung Budaya Banjar ini diharapkan dapat melestarikan budaya-budaya daerah, bukan hanya suku Banjar, namun juga suku-suku lainnya. Kami berfikir agar kedepannya kita akan mengirimkan pemuda-pemuda kita untuk kembali ke kampungnya yaitu Banjarmasin guna mengembalikan kefasihan bahasa Banjar serta adat istiadat agar jangan sampai perlahan hilang, harapnya.
Sehubungan dengan kegiatan yang dilakukan hari ini, sesuai dengan akar keyakinan orang Banjar yang beragama Islam, bahwa ini merupakan salah satu perintah Allah SWT untuk menjaga silaturahmi serta berdampingan dengan suku-suku lain. Karena menjaga amanah yang diberikan Allah SWT bahwa suku-suku harus terus ada serta hidup damai berdampingan dengan suku lainnya dimuka bumi ini.Seperti pribahasa, perbuatan baik ini akan berbuah kebaikan, dan kebaikan itu akan kembali kepada yang berbuat baik, imbuhnya.
Diakhir sambutannya, Hidayatulkah mengungkapkan, Insha Allah dalam waktu dekat akan digelar Pilkada, meski kita berbeda pilihan, kita harus tetap bersatu padu, jangan sampai terpisah dan terpecah karena provokasi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. " Saya sampaikan di sini pedoman jelas untuk mencari pemimpin, pertama Siddik (jujur dalam perkataan dan perbuatan), amanah (dapat dipercaya dalam menjaga tanggung jawab), tabligh (menyampaikan segala kebaikan bagi rakyat) serta pemimpin yang fathonah (cerdas dalam mengelola masyarakat). Sekarang kitalah yang menilai pemimpin yang terbaik dari yang terbaik itu,jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kadis Poraparbud, Sudarno, S.Sos melaporkan proses pencanangan Kampung Budaya Banjar ini, Pemkab Sergai beserta seluruh masyarakat bersinergi dengan perangkat desa yang sangat mendukung dan antusias dalam mewujudkan dan mensukseskan terbentuknya Kampung Budaya Banjar di Kabupaten Sergai.Selanjutnya pada tahun 2021 mendatang dijadwalkan akan dicanangkan 2 (dua) kampung budaya lagi yaitu Kampung Budaya Bali di Kecamatan Pegajahan dan Kampung Budaya Batak Toba di Kecamatan Dolok Masihul, pungkasnya.
Kegiatan dimeriahkan atraksi penyambutan tamu dengan berbalas pantun, penampilan tarian daerah khas banjar, silat, penyerahan bibit cemara, pameran, serta panen raya padi bersama masyarakat yang menjadi bukti bahwa di Sergai sebagai salah satu lumbung sandang pangan.(...)