Diskes Sudah Pogging di 15 Titik Temuan DBD Dari Januari-September Ditemukan 15 Kasus DBD di Kecama
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Terhitung dari Januari hingga 8 September 2014, ditemukan 15 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) terhadap 15 warga yang berada 7 Desa/kelurahan di Kecamatan Rambah. Dari 15 kasus tersebut, tidak warga yang terkena DBD meninggal dunia, dan seluruhnya sudah ditangani dan dilakukan perawatan di RSUD Pasir Pangaraian.
Hal itu disampaikan Kepala Puskesmas Rambah, dr Erni Wahyuni melalui Pemegang Program Pemberantasan Penyakit Menular dan tidak Menular (P2P), Juli Supriadi, S.Km, Senin (8/9/2014).
Diakui Juli Supriadi lagi, dari 15 kasus DBD yang terjadi di masyarakat, itu tersebar di 6 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Rambah. Dimana tertinggi 6 kasus terjadi di Desa Rambah Tengah Hilir, 3 kasus di Kelurahan Pasir Pangaraian, 2 di Desa Koto Tinggi, 1 Pematang Beangan, 1 di Sukamaju, 1 di Desa Babussalam dan 1 di Desa Rambah Tengah Barat.
Namun jelas Juli, dari 15 kasus DBD tersebut, tidak ada warga yang meninggal dunia, dan seluruhnya sudah mendapatkan perawatan di RSUD Pasir Pangaraian.
“Selain itu, dari kasus itu juga sudah mendapatkan penanganan dari Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul, berupa poggging di 15 titik yang ditemukan kasus DBD. Karena, Puskesmas sifatnya hanya Pemeriksaan Epideomologi (PE), Namun, bila adanya kasus kita akan turun langsung ke titik yang ditemukan DBD,”ucapnya.
Juli juga menyebutkan, 15 kasus yang terjadi sejak Januari hingga 8 September 2014, pada Januari ditemukan 2 kasus DBD, Februari 1 kasus, Maret 3 kasus, April 4 kasus, Mei 2 kasus, Juli 1 kasus sedangkan Agustus nihil dan September 2 kasus.
“Namun, kita tetap melakukan pembinaan di desa-desa dan kelurahan wilayah Puskesmas Rambah, agar tidak terjadinya DBD di masyarakat,”ucap Juli lagi. (Alfian)