Disbunnak Keswan Kampar Imbau Kepada Peternak Agar Segera Melakukan Vaksinasi

Disbunnak Keswan Kampar Imbau Kepada Peternak Agar Segera Melakukan Vaksinasi

KAMPAR – Dinas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Kampar himbau para peternak agar segera mungkin melakukan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) terhadap hewan ternak.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar Marahalim, SPt melalui Kepala Bidang Kesehatan Hewan Drh. Deyus Herman, bahwa percepatan vaksinasi PMK menjadi program prioritas Dinas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Kampar.

“Dalam mencegah penyebaran virus yang sangat merugikan para peternak ini maka vaksinasi PMK menjadi program prioritas kami,” katanya Deyus didampingi pejabat fungsional Drh. Miswanto dan Drh. Helmi Kristiana diruang kerjanya, Rabu (15/11/2023).

Ia menuturkan, pihaknya akan menurunkan dua tim untuk melakukan percepatan vaksinasi PMK yang berada di beberapa kecamatan yang memiliki populasi peternakan yang tinggi.

"Diantaranya di Kecamatan Salo, Kecamatan Tapung dan Kecamatan Gunung Sahilan,” beber Deyus.

Ia juga membeberkan, adapun target vaksinasi PMK dalam satu hari sebanyak 100 ekor hewan ternak.

"Dimana target ini harus tercapai hingga 31 Desember nanti,” tukasnya lagi.

Drh. Deyus Herman menyampaikan himbauan kepada para peternak agar selalu menjaga kebersihan kandang dan peralatan ternak serta memberikan pakan yang berkualitas.

“Berikutnya himbauan juga untuk para pemasok hewan ternak dari luar daerah supaya melakukan karantina hewan yang di pasok terlebih dahulu dan melakukan vaksinasi PMK sebelum hewan tersebut berbaur dengan hewan ternak sebelumnya,” tuturnya.

Dalam hal percepatan vaksinasi PMK ini, Dinas peternakan dan kesehatan hewan Kabupaten Kampar memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai PMK kepada peternak, serta menerbitkan peraturan dan prosedur pencegahan PMK.

“Melakukan pencegahan penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular ini sangat penting dilakukan, karena PMK ini sangatlah merugikan para peternak,” pungkasnya.***(Edi)

Berita Terkait

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...