Bocor, Disperindag Batal Buru Miras
Portalriau.com - BAGANSIAPIAPI - Niat baik Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) kabupaten Rohil untuk memburu peredaran Miras di empat titik yakni kecamatan Bangko,Tanah Putih Sedinginan,Bagan Sinembah dan kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika) terjadi kebocoran .kebocoran itu akibat pemberitaan di Media Massa baik daerah maupun Pemberitaan Nasional.
Rencana awal kita memang mau turun untuk memburu Peredaran Miras sesuai dengan surat edaran dari kementrian Perdagangan tentang Larangan penjualan Miras.namun karena terjadinya kebocoran,akibatnya sejumlah Mini Market,Swalayan,toko dan tempat hiburan tidak buka alias tutup,"kata Kadisperindag Rohil,H.Syafruddin.HS melalui Kabid Perdagangan,Rafizal,Spi ,Sabtu (18/4) melalui sambungan Selulernya.
Dikatakan Rafizal,selain kebocoran itu terjadi akibat pemberitaan beberapa Media Massa,memang secara Nasional juga telah terjadi kebocoran. "beberapa wilayah di indonesia juga terjadi kebocoran,akibatnya Disperindag setempat melakukan pemendingan untuk memburu peredaran Miras."saat ini kita hanya melakukan pemantauan peredaran miras,apabila ditemukan maka kita akan menghubungi Tim terpadu untuk melakukan penyitaan.kenapa demikian? Karena disperindag hanya melakukan pengawasan dan tidak mempunyai wewenang untuk melakukan penyitaan,"kata Rafizal.
"Kalau kita paksakan juga melakukan pemburuan,maka hasilnya tidak maksimal dan kemungkinan besar tidak membuahkan hasil.untuk itu kita minta kerjasama masyrakat rokan hilir.apabila ditemukan pedagang menjual miras segeralah lapor kedisperindag rohil atau aparat terkait lain nya.karena untuk pembersihan peredaran miras dari negeri seribu kubah sangat dibutuhkan keaktifan masyrakat.
Diakui rafizal,sejauh ini dibeberapa mini market dan toko yang kita lakukan pemantauan belum ada ditemukan Miras yang dijual.namun tidak tertutup kemungkinan minuman beralkohol itu telah disimpan oleh pemiliknya di gudang.nah,untuk itulah kita sangat membutuhkan informasi dari masyrakat dan semua pihak yang ada.dalam waktu dekat Disperindag bersama Tim Terpadu akan turun kelapangan dengan jadwal yang tidak bisa kita beritahukan.hal ini dilakukan dalam upaya tidak terjadi lagi kebocoran.
"peran Media sangat dibutuhkan dalam penyampaian informasi kemasyrakat luas,karena tanpa media masyrakat tidak akan tau peristiwa dan perkembangan pembangunan didaerah.namun kita berharap kepada Media untuk tidak mempublikasikan jadwal operasi itu sebelum Tim terpadu melakukan eksen dilapangan,"harap Rafizal.( Mpr/Af )