Paul Pogba Resmi Akhiri Kebersamaan dengan AS Monaco
Portalriau.com-Paul Pogba resmi mengakhiri perjalanannya bersama AS Monaco setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama. Keputusan tersebut menjadi babak baru bagi gelandang asal Prancis itu setelah menjalani periode yang cukup sulit dalam beberapa tahun terakhir.
Kabar sepak bola terbaru, termasuk perkembangan pemain dan bursa transfer Eropa, terus menjadi perhatian penggemar. Informasi pertandingan dan berita terkini juga dapat ditemukan melalui thejalaliveapp.com
AS Monaco mengonfirmasi perpisahan tersebut melalui pernyataan resmi klub. Monaco menyebut kerja sama dengan Pogba yang dimulai sejak pramusim 2025 kini telah berakhir setelah kedua belah pihak mengambil keputusan bersama.
"Klub dan gelandang Prancis bersama-sama mengumumkan berakhirnya kontrak yang dimulai pada pramusim 2025," tulis AS Monaco dalam pernyataannya, dikutip dari laman resmi klub, Rabu.
Keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat Pogba sebenarnya masih memiliki kontrak bersama Monaco hingga Juni 2027. Artinya, masih terdapat hampir satu tahun dalam kesepakatan awal antara pemain dan klub.
Namun, perjalanan Pogba di Monaco tidak berjalan seperti yang diharapkan. Ketika didatangkan, pemain berusia 33 tahun tersebut diharapkan dapat kembali menemukan performa terbaik sekaligus memberikan pengalaman kepada skuad asuhan klub Prancis itu.
Harapan tersebut belum sepenuhnya terwujud. Pogba masih menghadapi persoalan kebugaran dan kesulitan mendapatkan ritme permainan setelah sebelumnya menjalani hukuman larangan bertanding akibat kasus doping.
Sanksi tersebut menjadi salah satu periode paling berat dalam karier Pogba. Ia harus menepi dari lapangan selama lebih dari dua tahun, sebuah situasi yang membuat proses untuk kembali ke level permainan terbaik menjadi semakin sulit.
Sebelum bergabung dengan Monaco, Pogba dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik di Eropa. Ia pernah menjadi bagian penting Manchester United dan Juventus serta mempersembahkan sejumlah gelar bersama kedua klub tersebut.
Bersama tim nasional Prancis, Pogba juga memiliki pencapaian besar. Salah satu momen terbaiknya terjadi ketika membantu Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia.
Namun, cedera dan masalah di luar lapangan kemudian membuat kariernya mengalami penurunan. Periode panjang tanpa pertandingan kompetitif turut memengaruhi kondisi fisik maupun kemampuannya untuk kembali bermain secara konsisten.
Kepindahan ke Monaco pada 2025 sempat menjadi kesempatan bagi Pogba untuk memulai kembali kariernya di tanah kelahirannya. Sayangnya, kerja sama tersebut akhirnya hanya berlangsung sekitar satu tahun sebelum kedua pihak memutuskan berpisah.
Kini, Pogba kembali menghadapi persimpangan dalam karier profesionalnya. Dengan status bebas setelah kontraknya bersama Monaco berakhir melalui kesepakatan bersama, ia berpeluang mencari klub baru untuk melanjutkan perjalanan.
Meski usianya tidak lagi muda dan memiliki riwayat panjang cedera serta masa hukuman, pengalaman Pogba tetap menjadi aset berharga. Tantangan berikutnya adalah menemukan klub yang bersedia memberikan kesempatan sekaligus waktu baginya untuk kembali ke level kompetitif.
Perpisahan dengan Monaco belum tentu menjadi akhir perjalanan Pogba di sepak bola. Justru keputusan ini dapat membuka peluang bagi sang gelandang untuk mencari lingkungan baru yang sesuai dengan kondisinya dan ambisinya di sisa karier profesional.
Laporan Irvan