Pembangunan Rusunawa Sri Meranti Terancam Molor
PEKANBARU - Pembangunan Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Sri Meranti terancam molor. Pembebasan lahan yang bertempat di Kelurahan Sri Meranti itu belum tuntas.
Kepala Dinas Cipta Karya Kota Pekanbaru Dadang Eko Purwanto menyebutkan, pembangunan fisik Rusunawa baru dapat dimulai pada tahun 2016 mendatang.
"Dengan catatan pembebasan lahan untuk rusunawa tersebut dapat dituntaskan di tahun ini," kata Dadang, Senin (9/3) di Pekanbaru.
Untuk dana pembangunannya, kata Dadang, tidak akan dibebankan kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pekanbaru, melainkan memakai dana APBN.
"Tuntasnya pembebasan lahan bisa menjadi dasar bagi Dinas Cipta Karya untuk melobi Kementerian Perumahan guna menyalurkan bantuannya untuk pembangunan rusunawa itu," terangnya.
Ditambahkanya, sama seperti dua rusunawa lain yang kini sudah tuntas dibangun melalui bantuan pusat, peruntukkan Rusunawa Sri Meranti itu juga akan diperoritaskan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. (mpr/nto)