Bupati Inhu Sebut 60 Persen Pejabat Kariernya Diselamatkan 'Pembisik'
PORTALRIAU.COM-RENGAT-Bupati Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto menegaskan, 60 persen pejabat Pemkab Inhu diselamatkan "pembisik". Penegasan Bupati Yopi Arianto ini disampaikan dalam pelantikan dan pengukuhan Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas Pemkab Inhu.
Diselamatkanya Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memegang jabatan dalam lingkup Pemkab Inhu oleh para "pembisik" ini, disampaikan Bupati Inhu Yopi Arianto dalam sambutanya disela pelantikan dan pengukuhan pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, di auditorium kantor Bupati Inhu, Jumat malam (17/2/17).
"Luar biasa baiknya "pembisik-pembisik saya, sehingga bapak dan ibu terselamatkan dari non job," tegasnya.
Diungkapkan Bupati Yopi, sedikitnya 60 persen ASN yang ada di lingkungan Pemkab Inhu diselamatkan oleh para ‘pembisik". Dimana sebelumnya dirinya punya progres akan membebastugaskan sedikitnya 60 persen ASN Pemkab Inhu dari jabatan yang diembanya, namuni beruntung semua masih selamat oleh "pembisik".
“Jika saya ikutkan kata hati saya hanya 40 persen yang saya pakai, selebihnya wajah baru,” ungkapnya.
Kejengkelan Bupati Yopi kepada ASN yang memegang jabatan ini akibat sistem pelayanan yang dilakukan ASN di lingkungan Pemkab Inhu sejak setahun terakhir, belum memuaskan atau jauh dari cita-cita mulia Pemkab Inhu, yakni untuk memajukan Inhu ke arah yang lebih baik dan bermartabat.
"Meski saat ini diselamatkan oleh ‘pembisik’, namun pada bulan Mei mendatang mutasi besar-besaran akan kembali digelar. Tidak peduli masih keluarga atau tim sukses, jika tidak kompeten akan saya sikat,” tandasnya.
Sementara kepada ASN yang dianggap berkompeten dan memenuhi syarat kepangkatan memiliki peluang dilantik untuk jabatan Pejabat Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas. Jelasnya. (rtc/DPR)