HARI PENDIDIKAN NASIONAL: SEBUAH REFLEKSI DI TENGAH PANDEMI

Labuhanbatu, portalriau.com- Indonesia memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) setiap tanggal 2 Mei,

diambil dari tanggal lahir Bapak Pendidikan Nasional Ki Hadjar Dewantara yang lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889 dengan nama asli Raden Mas Soewardi Soeryaningrat yang lahir dari

keturunan keraton Yogyakarta.

Perjuangan Beliau terhadap dunia pendidikan adalah perjuangan yang mulia dan tidak mudah. Rakyat indonesia kala itu masih dilanda kebodohan

dan keterbelakangan akibat penjajahan Belanda. Pada saat itu ketika masa penjajahan, pendidikan hanya dapat dikecap oleh keluarga penjajah dan kaum bangsawan yang memiliki biaya dan akses kepada dunia pendidikan. Pergerakan memajukan pendidikan telah mempersiapkan putra-putra bangsa yang siap berjuang untuk Indonesia menuju kemerdekaan.

Beliau wafat pada usia 70 tahun pada tanggal 26 April 1959 dengan meninggalkan slogan “Ing

Ngarsa Sung tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani” yang memiliki arti di depan memberi teladan, di tengah membangun kemauan, di belakang memberi dorongan dan

pengaruh yang baik kearah kemandirian. Slogan ini mengandung pesan agar setiap pendidik tidak memaksakan kehendak kepada anak didiknya.

Hari pendidikan nasional adalah hari dari

jati diri bangsa di mana hari pendidikan bisa menggambarkan atau roh dari bangsa kita, bangsa yang besar adalah bangsa yang peduli akan pendidikan dan pendidikan adalah modal awal dari

perkembangan bangsa.

Di tengah pandemi Covid 19 yang telah berlangsung selama 2 tahun, selama itu juga ritme dan alur pendidikan di Indonesia terganggu. Pemerintah harus memutar otak untuk terus memberikan jaminan pendidikan yang bermutu bagi penerus bangsa. Penerapan belajar secara

dalam jaringan (daring) akhirnya menjadi pilihan yang harus diambil agar anak-anak tetap mendapat pengajaran yang layak. Pendidikan menjadi salah satu sektor yang disorot karena pendidikan adalah salah satu modal fondasi bangsa melalui masa depan anak-anak yang

belajar.

Peraturan Menteri Pendidikan mengenai cara belajar mengajar yang daring menuai kontroversi dan dianggap menjadi beban bagi masyarakat. Tidak hanya guru yang akhirnya dipaksa untuk mempelajari cara belajar mengajar daring, namun juga orangtua “dipaksa” untuk bisa mengikuti trend ini. Orangtua yang tidak terbiasa menggunakan teknologi harus belajar menggunakan teknologi. Orangtua yang bekerja di luar rumah kesulitan dalam mengawasi anak belajar di rumah.

Beruntung Kementerian Pendidikan telah memberikan jatah paket internet gratis untuk meringankan beban orangtua untuk mengakses proses belajar daring. Hal positif yang dapat dipetik dari pandemi ini adalah bagaimana dalam peran sebagai orangtua akhirnya memiliki banyak waktu untuk mengawasi tumbuh kembang anak, memiliki waktu untuk bercengkerama dan bermain dengan anak. Hubungan antara orangtua dan guru pun terjalin lebih dekat. Proses mendidik anak yang sejak awal hanya dipercayakan kepada pengasuhan guru di sekolah kini juga menjadi tanggung jawab orantua.

Orang tua memiliki peran dalam membangun generasi penerus bangsa yang pintar dan memiliki akhlak atau moral yang baik. Peringatan Hari Pendidikan Nasional ini menjadi sebuah refleksi sudah sejauh mana perkembangan pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu. Bagaimana pemerintah memberikan perhatian kepada kesejahteraan tenaga pendidik juga bagaimana tenaga pendidik terus berlatih memberikan kualitas pendidikan untuk siswa. Pendidikan adalah salah satu sektor yang selalu mendapat sorotan karena pendidikan adalah hal yang krusial untuk membangun dan mempersiapkan generasi penerus bangsa yang unggul. Perlahan tapi pasti walau di tengah situasi pandemi yang semakin parah, perlahan tapi pasti semoga pendidikan di Indonesia melalui momentum Hardiknas ini semakin menuju kearah yang lebih baik lagi.(Toni).

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Masyarakat Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhanbilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan…...

Bupati Labuhanbatu Tekankan Pentingnya Perkenalkan Bank Sumut Kepada Masyarakat

MEDAN, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, M.K.M, menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memperkenalkan Bank Sumut kepada masyarakat sebagai Bank pembangunan daerah yang…...

Bupati Maya Dan Wabup Jamri Salurkan Bansos Untuk Warga Panai Hilir

Labuhanbatu, Portalriau.com- Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu ke-81, jajaran pimpinan daerah turun langsung ke tengah masyarakat. Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya…...

Terapkan Pola Hidup Sehat, Bupati Labuhanbatu Ikuti Senam Sehat Bersama Lansia

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., mengikuti kegiatan Senam Sehat dan Berdaya bersama lansia yang diselenggarakan oleh Dinas BP2KB Labuhanbatu di…...

Bupati Maya: " Olahraga adalah investasi bangsa"

Labuhanbatu, Portalriau.com- " Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya", ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick…...