Bupati KamparJefry Noer:Petani Harus Banyak Bekerja dan Beribadah

Siakhulu- Bupati Kampar H.Jefry Noer menjelaskan, melalui program terbarukan Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) pemda Kampar, mampu menjadikan orang miskin jadi kaya, Insyaallah masuk sorga, karena sebelum praktek dan kerja, para petani akan di beri pendidikan dan latihan (diklat) di pusat pelatihan pertanian pedesaan swadaya (P4S).


Selama diklat di P4S kemudian melihat contoh nyata hasil ilmu terapan P4S di RTMPE sampai pulang ke rumah, petani akan terbiasa dengan pola hidup banyak bekerja dan beribadah karena di gembleng dengan banyak kerja dan ibadah bukan bermalasan dan bergunjing saja.

Lebih jauh Jefry menjelaskan, peserta yang ikut diklat di P4S karya nyata merupakan masyarakat miskin, pilihan di desa dan kecamatan yang sebelumnya di "mapping"  Kepala Desa dan Camatnya.

Di P4S diajar cara beternak, memelihara dan mengembangkan perikanan, pertanian, setelah dapat ilmunya, peserta diarahkan untuk membuat usaha seperti program Rumah Tangga Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE), dengan memiliki ilmu walaupun di lahan 1 000 meter, mampu  memelihara ternak sapi, ternak ayam petelur dan ikan serta ada pertanian.

Dengan ternak sapi hanya enam ekor, dapat menghasilkan urine sampai 1500 liter perbulan, lalu diolah akan menghasilkan pupuk cair, dari kotoran padat sapi menghasilkan biogas untuk energi memasak dengan kompor gas atau sumber energi listrik.
Ditambah hasil ternak ayam petelur, bisa diternak sampai 100 ekor lebih, mampu menghasilkan telur perhari sampai 60 butir lebih, hasil pertanian di lahan 400 meter saja dapat ditanami bawang yang bermodalkan 50 Kg bibit mampu menghasilkan setengah ton bawang dalam tiap dua bulan ditambah penghasilan perikanan.

Dari usaha itu sudah mampu menghasilkan jutaan, belum lagi hasil daging ayam yang semakin lama dipelihara tentu besar, termasuk sapinya, kalau tiga tahun saja dipelihara tentu anaknya sudah banyak, jika dijual sudah dapat membiayai petani naik haji atau sekurangnya umroh.

Ditambahkannya lagi, RTMPE adalah program terbarukan pemda yang akan mempercepat langkah petani Kampar maju karena itu harus dilaksanakan semua Dinas terkait dan saling sinergi ke depannya, Kalau 2 Desa saja tiap kecamatan sudah mapan melaksanakan RTMPE maka Riau khususnya Kampar dapat swasembada Pangan,Ujar Jefry Noer.

Usai  mengurai satu persatu, Jefry menambahkan, ikuti 5 syarat cepat menjadi kaya dan masuk sorga yaitu jadikan 24 sebagai ibadah, perbanyak sedekah, mencintai pekerjaan, disiplin waktu dan jauhi pekerjaan sia-sia.(dpr/Dir/Hms)

Berita Terkait

Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Warga Riau Diamankan

Labuhanbatu – Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang tersangka di Jalan Umum Dusun VII Ujung…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Wabup Hadiri Musda ke 15 DPD.KNPI Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-15 DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu, di ballroom hotel Permataland…...

Kunker Kajari Ke Polres Labuhanbatu Jadi Momentum Mempererat Koordinasi dan Sinergitas Penegakan Huk

Labuhanbatu – Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Jeffry Paultje Maukar, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Labuhanbatu, bertempat di Lobby Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH. Thamrin,…...