Iib Nursaleh: Dinas Terkait dan Pihak PLTA Harus Mencarikan Solusi Untuk Meringankan Beban Petani
BANGKINANG KOTA – Komisi III DPRD kabupaten Kampar Iib Nursaleh S.Kom Dari fraksi golkar yang juga sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten kampar menyayangkan terkait hanyutnya ratusan krambah akibat banjir yang diakibatkan bendungan Waduk PLTA koto panjang yang membuka pintu spillway (pintu air).
Saat mengadakan hearing dengan Aliansi masyarakat Petani Kerambah Desa Merangin dan Desa Pulau Tarap di ruang badan angaran DPRD Kabupaten Kampar bersama pihak PLTA dan Dinas terkait yang dipimpin oleh Iib Nursaleh S,Kom yang ke lima kali sangat meyayangkan ketidak hadiran Dinas Perikanan,Badan penanggualangan Bencana Daerah BPBD dan Dinas Sosial hanya diwakili Kabid PBJS Sahrial.
Menurut Iib seharusnya SKPD terkait harus hadir dan siap mencarikan solusi (jalan keluar) bagi masyarakat petani krambah yang terkena musibah khususnya petani krambah Desa merangin dan Desa pulau tarap yang menggadukan permasalahan ini ke gedung parlemen ini agar kami Dari komisi tiga bisa memediasi nya.dan pihak PLTA koto panjang juga harus ikut mencarikan solusi untuk meringankan penderitaan masyarakat petani krambah yang menjadi korban akibat luapan air bendungan PLTA dan jangan hanya mencari kebenaran sendiri agar hubungan antara PLTA dan masyarakat di sekelilingnya ini terutama petani krambah yang sudah mulai retak tidak menjadi pecah.
Iib menambahkan permasalah masyarakat petani krambah adalah permasalahan kita semua yang harus kita carikan solusi nya agar bisa meringankan beban mereka.,’jika permaslahan ini tidak selesai dikasmpar kita siap mendampinggi para petani krambah sampai kemanapun karena kita siap selalu memperjuangkan nasib masyarakat yang memperlukan bantuan kita,’’(dpr/adv/hms)