Kadishutbun Rohul Inventarisir Distribusi Pupuk Subsidi Bidang Perkebunan
ROKAN HULU-Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Dishutbun), Rokan Hulu (Rohul), Sri. Hardono menegaskan kedepan pihaknya akan mengoptimalkan pengawasan sekaligus melakukan inventarisir pengadaan pupuk subsidi di bidang perkebunan.
"Terkait pupuk subsidi kedepan kita akan pantau dan awasi secara kolektif, sehingga keberadaan pupuk itu tidak ada yang diselewengkan, kemudian tersalurkan dengan baik kepada masyarakat," tutur Sri Hardono di dampingi Sekretaris Asi Ardian, Rabu (25/5).
Lanjutnya, sesuai dengan peraturan Bupati Rrohul Nomor: 4 Tahun 2016 Tentang Kebutuhan dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk bersusbdi Untuk Sektor Pertanian Kabupaten Rohul Tahun 2016 Tanggal 18 Januari 2016. Tentu fungsi pengawasan pupuk susbdi ini perlu ditingkatkan, jadi anggota kepolisian, TNI, pihak Kejaksaan Negeri Pasir (Kejari) Rohul, Pengadillan Negeri (PN) Pasir Pangaraian
"Nanti kita tertibkan sebaik mungkin, ketua tim pangawas, Sekda Rohul, Damri Harun, Sekretarisnya, Mubrizal, anggotanya Kadishutbun Rohul, TNI, Polri, Jaksa, Hakim dan lainnya," terang Sri Hardono.
Terangnya, alokasi kebutuhan pupuk bersubsidi sektor pertanian Kabupaten Rohul untuk tahun 2016, sub sektor Tanaman Pangan Urea 3.717, 3 ton, SP-36 1.448,3 ton, ZA 888,2 ton, NPK 4.288,2 ton dan organik 959 ton, Tanaman Holtikultura Urea 98,2 ton, SP-36 52 ton, ZA 31 ton, NPK 340,5 ton dan 53,4 ton, perkebunan rakyat Urea 798 ton, SP-36 577 ton, ZA, 330 ton NPK 2.113 ton dan organik 242 ton.
"Peternakan Urea 77,2 ton, SP-36, 9,5 ton, ZA 29,6 ton, NPK 146 ton, organik 27 ton, Perikanan Budi Dayaa Urea 57, 3, SP-36 19,4 ton dengan jumlahnya, Urea 4.748 ton, SP-36 2.106,2 ton ZA 1.279,1 ton, NPK 6.887,7 ton dan 1.281,4," pungkasnya.(dpr/raj)