Masyarakat Desa Sungai Piai Inhil Tuntut Perbaikan Kebun Kelapa
TEMBILAHAN - Perbaikan perkebunan kelapa menjadi prioritas utama yang disampikan oleh masyarakat Desa Sungai Piai saat menghadiri kegiatan Reses Anggota DPRD Inhil, Edy Hariyanto Sindrang di Desa tersebut, Kamis (28/04/2016).
Kondisi dilapangan banyak kebuan warga yang sudah mengalami intrusi air laut dan sistem pengairan yang tidak lancar. Sebagai solusi, masyarakat meminta pembuatan tanggul dan normasliasi sungai.
"Kami minta perbaikan ekonomi, banyak kebun warga yang rusak. Kami minta ada normalisasi dan tanggul," ungkap Sekdes Sungai Piai, Anang Abdurrahman.
Ambok, salah satu warga Sungai Piai bercerita dulu ketika kebun kelapa masyarakat dalam kondisi normal dalam satu hektarnya bisa menghasilkan sepuluh ribu butir, sayangnya saat ini produk buah kelapa sudah jauh menurun.
"Dulu dalam satu hektar bisa mencapai sepuluh ribu buahnya (kelapa), sekarang cuma tinggal seribu lima ratus, itu pun kalo ada," keluh Ambok.
Anggota DPRD Inhil, Edy Sindrang mengungkapkan apa yang menjadi keluhan masyarakat akan menjadi prioritasnya dalam paripurna DPRD nantinya.
Dikatakan Edy, apa yang dikeluhkan oleh masyarakat Sungai Piai adalah sejalan degan visi misinya yaitu penyelamatan kebun masyarakat dan mengstabilkan harga jual buah kelapa.
"Saya tidak berani berjanji, yang jelas apa yang menjadi aspirasi masyarakat akan menjadi prioritas saya dan akan saya perjuangakan sekuat tenaga," pungkas Edy. (Dpr/ard)