Petani Padi Sawah Mamfaat Pompa Air dan Embung Musim Kemarau

ROKAN HULU-Memasuki musim kemarau, para petani telah menanam padi di lahan kering maupung lahan sawah tadah hujan di Rokan Hulu agar dapat mengantisipasi tanamannya agar tidak mengalami kekeringan.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Mubrizal, menghimbau kepada petani untuk dapat mencari sumber air terdekat maupun embung tempat penampungan air yang tersedia "Melihat cuaca tak menentu diperkirakan memasuki musim kemarau di Rohul, petani padi sawah untuk dapat memamfaatkan mesim pompa air yang ada di masing-masing kelompok tani," Mubrizal.

Diakuinya, seluruh kelompok tani padi sawah tadah hujan, tersebar di sejumlah Kecamatan di Rohul telah mendapatkan bantuan pompa air dari pemerintah. Maka itu agar tanaman padi di lahan kering maupun lahan sawah tadah hujan tidak mengalami kekeringan agar mencari sumber air terdekat untuk kelangsung tanaman padi petani

Mubrizal mengatakan, pemerintah daerah telah membangun embung di sejumlah kecamatan yang merupakan potensi produksi tanaman padi. "Sekarang sudah 40 embung tersedia untuk mengaliri tanaman padi petani dilahan kering maupun padi sawah tadah hujan  tersebar di sejumlah kecamatan seperti Rambah Hilir, Rambah, Rambah Samo, sebutnya 

Ditegaskannya, di lokasi lahan tanaman sawah petani tidak ditemukan sumber air, bagi petani ingin petani agar kiranya dapat mengundurkan musim tanam, menunggu tingginya curah hujan, sebagai antisipasi kekeringan pada tanaman padi

Jelasnya, cuaca tak menetu di Rohul tidak di setiap daerah mengalami yang sama ada sejumlah kecamatan mengalami hujan, sedangkan ada lokasi lahan sawah yang mengalami kemarau . "Kita harapkan petani untuk dapat mengatur jadwal musim tanam sesuai dengan kondisi lahannya. Saya kira petani sudah tau kapan masuknya musim kemarau dan penghujan. Jika dilokasi lahan mereka tak ada tersedia sumber air agar menunda musim tanamnya," urainya.

Sebutnya, luas lahan sawah tadah hujan di Rohul sekitar 1.400 hektar. Di lahan tersebut petani sudah melakukan penanaman padi, tentu saat sekarang mereka akan mengalami kekeringan dan berusaha mencari sumber air. "Kita tidak bisa bisa berbuat apa-apa, bila di lokasi lahan petani itu, tak ada ditemukan sumber air maupun embung tempat penampungan air, mengalami kekeringan akibat telah dimamfaatkan petani," tuturnya. (dpr/raj)

Berita Terkait

Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu Gagalkan Peredaran Sabu, Dua Warga Riau Diamankan

Labuhanbatu – Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan dua orang tersangka di Jalan Umum Dusun VII Ujung…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Patroli KRYD Polres Labuhanbatu Jaga Kondusifitas Malam Hari, Remaja dan Titik Rawan Jadi Sasaran

Labuhanbatu - Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif, personel Polres Labuhanbatu melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan…...

Wabup Hadiri Musda ke 15 DPD.KNPI Labuhanbatu

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) ke-15 DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Labuhanbatu, di ballroom hotel Permataland…...

Kunker Kajari Ke Polres Labuhanbatu Jadi Momentum Mempererat Koordinasi dan Sinergitas Penegakan Huk

Labuhanbatu – Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Jeffry Paultje Maukar, S.H., M.H., melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Labuhanbatu, bertempat di Lobby Mapolres Labuhanbatu, Jalan MH. Thamrin,…...