TNI di Rohul Bertekad Membantu Pemerintah Mewujudkan Ketahanan Pangan
RAMBAHSAMO- Intruksi Komandan Rayon Meliter (Koramil) 02/Rambah Kapten Arm Alza Septendi, bertekad membantu program pemerintah daerah guna mewujudkan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Hal ini ditegaskan Komandan Koramil 02/Rambah, Kapten Arm Alza Septendi kepada seluruh Babinsa Koramil 02/Rbh Selasa (1/9).
Untuk menindaklanjuti di lapangan, Babinsa Koramil 02/Rambah Pelda Ali Basri beserta Kepala Unit Pelaksana Tekhnis Dinas (UPTD) Dinas Tamanan dan Holtikultura (DTPH) Kecamatan Rambah Samo Syahril meninjau lokasi pertanian lahan Jagung milik Mamat (41) yang tergabung dalam kelompok Tani (Koptan) Sumber Utama seluas 10 H di Desa Karya Mulya Kecamatan Rambah-Rohul
Hadir dalam kegiatan peninjauan itu, Wakil UPTD DTPH Rambah Samo Arpan, Babinsa Koramil 02/Rambah Serda Mendrayani, Serda SB. Pandiangan, Staf UPTD Rambah Samo Yenita beserta petani.
Pada kesempatan itu, Babinsa Koramil 02/Rambah menyebutkan akan membantu program pemerintah dalam tugas teritorial dan mewujudkan ketahanan pangan yang ada sekarang lagi berjalan. ”Ini menjadi program awal kita, sesuai kebijakan Presiden RI dan Kasat agar membantu ketahanan pangan di daerah," sebutnya.
Lanjut Babinsa, program ketahanan pangan ini menggunakan pada penanaman jenis Jagung Manis Bibit Hibrida Cap 2 Kuda. Tujuannya untuk mewujudkan peningkatan tarap hidup masyarakat dalam pertanian dan usaha. Kemudian keterlibatan TNI AD dalam membangun swasembada pangan akan terus dilakukan. ”Karena hal ini sesuai dengan nota kesepahaman yang telah ditandatangani TNI AD dengan Kementerian Pertanian (Kementan ) RI,” tuturnya.
Lanjutnya, adapun peran prajurit TNI antara lain melakukan penyuluhan kepada para petani dan menunjang sarana pertanian seperti pembuatan saluran irigasi, subsidi pupuk dan pengadaan bibit. Menurutnya, swasembada pangan merupakan hal yang sangat penting bagi ketahanan nasional.
Dia juga mengatakan identitas bangsa Indonesia sebagai negeri agraris tidak boleh hilang atau berganti menjadi negeri industri. Kendati ilmu pengetahuan dan ekonomi tumbuh semakin pesat akan tetapi identitas agraris harus dijaga.
Sementara itu, Petani Jagung Mamat mengungkapkan dengan adanya program ketahan pangan yang dilakukan para prajuti TNI beserta Pemda Rohul tersebut. Sangat bermanfaat bagi masyarakat. ”Karena dengan adanya penyuluhan dan juga kerjasama yang dilaksanakan sangatlah banyak manfaatnya,” ungkap Mamat.
Masih di tempat yang sama, Kepala UPTD Rambah Samo menyampaikan dari DTPH dalam hal ini UPTD Rambah Samo akan menajak dan berkoordinasi kepada Babinsa yang ada di Kecamatan Rambah Samo agar dapat bersama-sama meninjau dan mengawal prongram ini agar berjalan dengan baik.
Terlihat di akhir kegiatan yang dilaksanakan tampak dilakukan photo bersama para Babinsa, KA. UPTD Rambah Samo beserta Staf dan Mamat pemilik Lahan Jagung beserta Istri.(dpr/hms/rls)