BEM UPP Kawal Pilkada Bersih Money Politik
Portalriau.com - ROKAN HULU - Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar Rabu 9 Desember 2015, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Pasir Pengaraian (UPP) berkomitmen kawal pelaksanaan Pilkada Rohul yang bersih dari praktek money politik.
BEM UPP Berharap, sehingga nantinya hasil Pilkada Rohul akan mendapatkan pemimpin yang berkualitas dan dikehendaki rakyat. Guna menjamin terciptanya pesta demokrasi yang bersih dan bebas dari politik uang di Pilkada Rohul, BEM UPP juga akan lakukan “Gerakan Tolak Politik Uang’’ melalui beberapa langkah aksi di lapangan.
Dalam gerakan itu, nantinya BEM UPP melakukan aksi simpatik di Taman Kota Pasir Pangaraian dengan mendesak seluruh stake holder penyelenggara (KPUD dan Panwas) aktif kampanyekan Pilkada bersih di Rohul, juga aktif kampanyekan tolak politik uang melalui spanduk yang tersebar di 150 titik yang berlokasi di 10 kecamatan di Rohul sejak 30 November lalu. BEM UPP
"Tim dibentuk sampai ke tingkat TPS, dengan memprioritaskan daerah- daerah yang disinyalir rawan terjadinya praktek beli suara. Mahasiswa secara aktif dan intens berkoordinasi dengan pihak kepolisian, panwas beserta jajarannya," tegas Presiden BEM UPP, Afrizal , Selasa (8/12)
Kemudian, BEM UPP juga secara aktif mengkampanyekan tolak politik uang melalui pesan singkat langsung secara berantai yang menjangkau sebagian besar pemilih dimulai 7-8 Desember 2015 membuka Posko Pengaduan Politik Uang yang terbuka selama 24 jam terhitung H-7 pencoblosan. Membentuk tim pemantau yang melakukan pengawasan terhadap pergerakan praktek politik uang sejak H-7 Pemungutan suara.
Afrizal menghimbau ke masyarakat Rohulm agar menolak segala bentuk pemberian yang mengatasnamakan kepentingan memilih calon di Pilkada Rohul. "Kepada tim sukses yang berniat lakukan beli suara, agar urungkan niatnya. Kita sudah menemukan banyak informasi mengenai pergerakan tim sukses yang berniat melakukan beli suara di Pilkada. Kita tidak akan segan melaporkan dan menangkap secara langsung bersama dengan pihak yang berwenang," tegasnya. (DPR/Ram)