Bupati Achmad Terima Penghargaan WTP Dari Menkeu RI
Portalriau.com - JAKARTA - Bupati Rohul, Drs H Achmad MSi Jumat (12/9/2014) malam, terima penghargaan dari Menteri Keuangan (Menkeu) Republik Indonesia, atas penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap keuangan pemerintah daerah Tahun Anggaran 2013 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI.
Penghargaan WTP dari Menkeu RI, diterima Bupati Achmad, dalam bentuk piagam, diserahkan di acara malam Apresiasi usai pelaksanaan Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2014, Gedung Dhanapala Kemenkeu RI, Jakarta. Bupati Rohul, sebagai salah satu penerima penghargaan dari Menkeu RI dari 136 Bupati/Walikota se-Indonesia. Penghargaan diberikan Mengkeu RI, sebagai bentuk motivasi dari pemerintah pusat, terhadap kepala daerah yang komitmen serta konsisten dalam menata pengelolaan keuangan yang terbaik.
Menkeu RI, Chatib Basri mengapresiasi, atas prestasi yang sudah diraih oleh penyelenggara pengelolaan keuangan Negara. Karena penghargaan yang meraih Opini WTP dari BPK RI yang diberikan ini, wujud penghargaan pemerintah pusat atas upaya yang dilakukan pemerintah daerah, dalam mengelola keuangan daerah yang sesuai dengan aturan yang berlaku. Atas penghargaan itu, Bupati Rohul Drs H Achmad MSi Sabtu (13/9/2014) malam mengatakan, penghargaan yang diberikan Kemekue RI merupakan apresiasi atas apa yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menata kelola keuangan daerah yang transparansi dan akuntabilatas.
Jelasnya lagi, bahwa penghargaan yang diterima, karena Pemkab Rohul konsisten menata kelola keuangan yang baik dan dapat mencegah penyimpangan penyelewenangan dan penyalahgunaan kekuasaan. Dimana konsisten itu, yakni terhadap sistim akuntabilitas yang sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan.Oleh sebab itu, harus dikelola secara baik dan secara professional oleh aparatur.
“Sehingga perlunya diberikan pelatihan serta bimbingan, kepasa aparatur khususnya dalam pengelolaan keuangan. Ini Komitmen kita kedepannya, selain itu transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah sangat penting termasuk professional aparatur harus dikedepankan,”terangnya" Jelas Bupati lagi, bahwaPemkab Rohul konsistensi dalam tata pengelolaan keuangan daerah.Ini salah satu bentuk komitmen Pemkab Rohul bagaimana penggunaan anggaran itu se-efisien dan se-efektif mungkin.
“Karena penilaian WTP dari BPK RI, sifatnya secara keseluruhan. kita konsisten pada aturan yg ada, antara lain tepat waktu pelaporan, penggunaan anggaran dengan pesertanse 55 persen untuk public dan 45 persen untuk aparatur,”ucapnya.Kemudian, pada penilaian lainnya dari BPK RI ucap Bupati lagi, bahwa transparansi dalam sistim pengelolaan keuangan, salah satunya dalam pelelangan kegiatan proysek menggunaka LPSE artinya semua orang bisa akses kebijakan pemerintah didalam APBD.
“Itu salahsatu poin penilaian yang diberikan, berharap atas prediket opini WTP dapat dipertahankan dimasa mendatang. Pemkab tetap konsistem dalam mengelola keuangan daerah sesuai peraturan yang ada,”kata Bupati lagi. (Alfian)