Dibongkar TVOne, Isu

Dibongkar TVOne, Isu "Pendemo 4 November Dibayar" Pesanan Seharga 2 Milliar

Jakarta- Isu pendemo 4 November dibayar Rp 500 ribu per orang adalah pesanan untuk mengalihkan perhatian publik dan menghabiskan dana Rp 2 miliar, kata seorang narasumber yang berbicara di TVOne.


Dalam acara "Benang Merah" berjudul "Siasat Penyebar Info Sesat" yang disiarkan TVOne tiga hari lalu, sumber bernama Toni mengungkapkan, dia bersama teman-temannya merekayasa isu pendemo dibayar Rp 500 ribu karena pesanan dari kliennya.  

"Misalnya, pada demo kemarin tanggal 4. Kami kerahkan massa. Coba memperlihatkan kepada wartawan ada pembayaran ongkos demo Rp 500 ribu, Rp300 ribu. Biar ditulis oleh wartawan. Padahal itu tidak ada," kata Toni

Dalam rekaman video yang diunggah ke Youtube oleh TvOne News, pengakuan Toni itu terungkap mulai menit 13:49.

"Pemesan kami meminta supaya ada berita-berita pembayaran, termasuk pembayarnya kami ongkosi Rp 1 miliar dan Rp 2 miliar untuk memperlihatkan kepada wartawan,” katanya

Isu pendemo dibayar kali pertama diungkap oleh Habiburokhman, pengacara yang tergabung dalam Advokat Cinta Tanah Air di Kantor Bareskrim. Habib melaporkan ke polisi gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok karena melakukan fitmah dengan penyataannya yang menuduh demonstran 4 November 2016 dibayar Rp 500 ribu per orang.
Pernyataan Ahok itu, menurut Habib didapat dari laman mobile.abc.net.au dengan judul berita "Jakarta Governor Ahok Suspect in blasphemy case, Indonesia Police say" yang diposting Rabu (16/11) lalu.

"Di dalamnya juga terdapat rekaman video pernyataan langsung Ahok yang secara garis besar mengatakan: It's not easy, you send more than 100.000 people, most of them if you look at the news, said they got the money 500.000 rupiahs," katanya.

Di bagian rekaman video acara di TVOne, Toni mengaku, dia dan temannya tidak bekerja sendirian. Dia menyebarkan hoax dan merekayasa suatu peristiwa.

"Kami sampai pada tingkat menimbulkan situasi baru, sekiranya klien mau mengongkosi, membayar, kami bikin peristiwanya sehingga orang akan teralihkan perhatiannya dan seterusnya," kata Toni.(dpr/rimanews)

Berita Terkait

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...

Bupati Labuhanbatu Sambut Kepulangan 217 Jamaah Haji Kloter 13 di Asrama Haji Medan

MEDAN,Portalriau.com– Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, MKM, menyambut langsung kepulangan Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 13 asal Kabupaten Labuhanbatu di Asrama Haji Medan,…...