H. Sarkawi Minta KPU dan Panwas Rohul Berikan Himbauan Politik Uang
ROKAN HULU-Terkait pergerakan politik pada pelaksanaan pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang, juga berbagai isu kini di sebut-sebut di berbagai media tentang politik uang, bisa menghancurkan sendi-sendi demokrasi.
Salah satu tokoh masyarakat Rokan Hulu (Rohul) H. Sarkawi SE meminta kepada pada penyelenggara, baik Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pangawas Pemilu (Panwas) Kabupaten Rohul untuk menyampaikan himbauan secara terbuka dan transparan?
?Menurut Sarkawi Money Politik atau Politik Uang, serangan Ffjar atau sebutan lainya, masih menjadi ancaman bagi sejumlah calon yang bertarung dalam pemilihan Kepala Daerah.?
?"Kita meminta KPU dan Panwas di Rohul menyampaikan himbauan politik uang merupakan upaya untuk menghacurkan fondasi demokrasi yang dibangun atas dasar keiklhasan dan kepercayaan masyarakat dengan pemimpinya," katanya kepada awak media di Pasir Pengaraian Rabu (4/11) pagi.
Lanjutnya politik uang merupakan tindakan pembodohan masyarakat serta mengkotori nilai-nilai demokrasi yang seharusnya berjalan atas dasar ke iklhasan serta penilaian terhadap program kerja pembangunan kedepan.
Tambahnya berjalanya proses Pemilukada bersih serta menghasilkan pemimpin yang benar- benar dipilih rakyat secara ikhlas, KPU dan Panwas Rohul menghimbau kepada seluruh masyarakat Rohul, untuk tidak memiilih pemimpin yang menawarkan politik uang untuk memenangkan pemilukada.
"Kita mengharapkan adanya himbauan itu, minimal masyarakat tau dan terhindar dari cara-cara kotor seperti politik uang, karena Bupati dan Wakil Bupati yang terpilih nanti, terpilih sesuai harapan masyarakat Kabupaten Rohul," pungkasnya.? (dpr/ram)