Jangan Cederai Pilkada Rohul Praktek Many Poliitic
Portalriau.com - ROKAN HULU - Jajaran Satuan Polres Rokan Hulu (Rohul), bersama TNI, mengelar shalat hazat dan dzikir bersama, supaya pelaksanaan Pilkada Rohul berjalan dengan aman, saat itu, Bupati Rohul Achmad menegaskan, supaya masing-masing Calon Bupati-Calon Wakil (Cabup-Cawabup) Rohul jangan menoda Pilkada dengan melakukan praktek many politik.
Kegiatan itu digelar di Taman Kota Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah-Rohul, Minggu (6/12), kemudian shalat hazat dan dzikir bersama, dipimpin Alustadz Kholilul Muhajirinn terlihat hadir saat itu, Bupati Rohul, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwonon Ketua Panwas Rohul Fahrizal, Wakapolres Rohul AKP Indra S, Anggota Komisioner Panwas Rohul, ratusan personil polri, puluhan anggota TNI dan belasan wartawan media cetak, elektronik, online dan lainnya.
Saat itu, Bupati Rohul meminta kepada tim dari KPU Rohul supaya bekerja keras untuk menciptakan pagelaran pilkada kali ini, Rohul menjadi pemilu terbaik di Provinsi Riau, sebab Pemkab Rohul komit memberikan dukungan dengan memberikan kucuran anggaran yang cukup memadai.
"Menjadi petugas di KPU itu sebuah kebanggan, jadi kerjakanlah tugas-tugasnya dengan baik, sebab tidak semua orang bisa menjadi petugas KPU, apalagi pemerintah daerah sudah mengucurkan anggaran yang cukup memadai," sebutnya.
Secara khusus, Achmad meminta Panwaslu Rohul benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik, kemudian bekerja secara independen, sebab ada kemungkin calon-calon tertentu yang akan merusak pelaksanaan pilkada dengan melakukan many politik. Jadikanlah pilkada ini atau pesta demokrasi berjalan dengan baik, jangan ada ada calon yang menerapkan praktek-praktek many politik untuk mendapatkan suara masyarakat.
"Kami minta baik itu kepolisian, panwas dan masyarakat jika nanti bisa menangkap orang melakukan many politik, pemerintah daerah akan memberikan reward kepada orang tersebut, tapi harus ada fakta dan bukti yang nyata," tegas Achmad lagi.
Masih Bupati Rohul, meminta supaya pihak kepolisian bisa mengamankan pelaksanaan pilkada dengan baik, sehingga Rohul menjadi kabupaten terbaik di Riau, bisa terwujud, jadi KPU itu termasuk indikatornya. "Kita minta polisi bisa mengamankan jalannya pilkada dengan sebaik mungkin, karena proses politik sangat rentan, kita tidak ada orang-orang yang sengaja memperkeruh suasana, jadi untuk diminta pihak kepolisian supaya bisa bertindak jika ada hal-hal yang menganggu keamanan," pungkasnya.
Masih di tempat yang sama, Kapolres Rohul juga menjelaskan, pihak sejak awal sudah memiliki rencana-rencana pengamanan, hasil sejak tahapan-tahan pilkada berlangsung semua masih aman dan terkendali, diharapkan kedepannya pelaksanaan prosesi pilkada tahun ini bisa kondusif.
Kita sudah punya pola dan tekhnis pengamanan di lapangan dengan personil sekitar 400 dari Satuan Polres Rohul, dua pleton Brimob Polda Riau dibantu dua pleton dari TNI, untuk pola pengamanan kita sudah punya petanya tinggal menjalankan, namun semua tidak terlepas dari campur tangan tuhan, makanya kita dzikir dan doa bersama ini," tutupnya. (DPR/Adventorial/Humas)