Kesiapan Pelaksanaan Pilkada, Komisi II DPR RI Kunjungi Panwas Rohil
BAGANSIAPIAPI - Untuk melihat kesiapan Pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (pilkada) Bupati dan wakil bupati rohil yang digelar serentak pada 9 desember mendatang, Komisi II DPR RI Tabrani Maamun melakukan peninjauan kekantor Panitia pengawas (Panwas) Rohil, selasa (3/11) kemaren. Selain melihat kesiapan pelaksanaan pilkada, Tabrani Maamun juga menyempatkan mensosialisasikan empat pilar kebangsaan.
"Kesiapan Pilkada harus siapnya Komisi pemilihan umum (KPU) sebagai penyelenggara, sementara panwas juga harus siap dalam melakukan pengawasan dan pelanggaran yang terjadi dilapangan. Nah, DPR RI sebagai mitra KPU dan Panwas tentunya berharap pilkada rohil berjalan sukses, tertib, aman, dan lancar. Siapapun nantinya yang menang itulah pilihan rakyat yang terbaik, "kata Tabrani Maamun disela-sela peninjauannya dikantor panwas Rohil, jalan Kelenteng, bagansiapiapi.
Tabrani Maamun berharap KPU dan Panwas agar melaksanakan tugas dan fungsinya (tupoksi) sesuai dengan aturan yang berlaku terutama tentang daftar pemilih tetap (DPT). Dimana DPT ini menurutnya sering menimbulkan polemik secara nasional. Makanya kita berharap DPT ini datanya harus benar-benar kongkrit, sehingga pilkada berjalan sukses tanpa terjadinya konflik, "harapnya.
Ditempat yang sama, Ketua panwas rohil, Jaka Abdillah Sag mengatakan sejauh ini panwas sudah melakukan pengawasan terhadap tahapan-tahapan pilkada. Panwas juga berkomitmen untuk mensukseskan pilkada bupati dan wakil bupati dengan melaksanakan tugas sesuai dengan yang telah diamanahkan undang-undang, "ujarnya.
Menurut Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Rohil ini, Panwas hanya melakukan pengawasan dalam rangka menindak segala pelanggaran-pelanggaran Pilkada. Kita juga mengucapkan terima kasih dengan kunjungan anggota DPR RI sekaligus melakukan sosialisasi dikantor panwas rohil, sehingga dengan sosialisasi ini diharapkan pastisifasi masyrakat bisa meningkat serta membantu mencegah terjadinya berbagai pelanggaran pilkada, "pungkas Jaka. (Dpr/Af)