KPU Resmi Tetapkan 3 Paslon Tetap Bupati-Wakil Bupati Rohul
PASIRPENGARAIAN- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Senin (24/8), Resmi menetapkan Pasangan Calon (Paslon) Bupati Dan Wakil Bupati Rohul priode 2016-2021 di Hotel Sapadia Pasir Pengaraian.
Tampak hadir dalam kesempatan itu, dihadiri Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, segenap Anggota Komisioner KPU Rohul, Anggota Panwaslu Rohul, Pengurus Partai Pengusung Paslon serta LO masing-masing Calon.
Penetapan 3 pasangan calon yang akan bertarung dalam Pilkada Rohul sesuai Surat Keputusan No: 55/Kpts/kpu-rohul-004 432534/2015 Tanggal 24 Agustus 2015. "Menetapkan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, pertama Calon Bupati Hafith Syukri dan Clon Wakil Bupati Nasrul Hadi, kedua Calon Bupati Syafrudin Poti dan Calon Wakil Bupati Erizal, ketiga, Calon Bupati Suparman dan Calon Wakil Bupati Sukiman," sebut Ketua KPU Rohul Fahrizal membcakan SK penetapan.
Setelah membcakan SK penetapan, Fahrizal kemudian menyerahkan, SK penetapan kepada LO masing-masing calon. Menurutnya ke tiga paslon ini, sudah memenuhi persyaratan yang sudah diteliti secara faktual. Rencananya, Selasa (25/8) KPU akan menjadwalkan pencabutan no urut yang dirangkai dengan deklarasi damai ketiga pasangan calon. "Besok Insya Allah kita akan masuki tahapan pencbutan no urut dan seluruh paslon yang sudah ditetapkan hari ini wajib hadir," tutur Fahrizal
Di tempat yang sama, Kapolres Rohul, menjelaskan mulai hari ini seluruh Paslon Bupati Rohul dan Komisioner KPU dikawal polisi. Untuk menjamin keamanan seluruh calon pemimpin Rohul ini, Polres Rohul akan bertanggung jawab dalam hal pengamanan seluruh pasangan calon.
Katanya, sejak ditetapkan hari ini, tugas pengamanan seluruh pasangan calon sudah menjadi tanggung jawab Polres Rohul. Untuk tugas pengamanan ini, Polres sudah menyiapkan 17 personel khusus terlatih, untuk mengamankan Paslon dan Komisioner KPU. Nanti, setiap Paslon dikawal dua polisi selama 24 jam, termasuk penjagaan di sekitar kediamannya. Sementara untuk komisioner Polres Rohul menempatkan 5 personil untuk seluruh komisioner.
"Mulai hari ini, kita sudah mulai melakukan pengamanan melekat kepada seluruh paslon. Pengaman ini dilakukan bukan karena terjadi tensi politik yang semakin sengit usai tahapan pencalonan hingga pelaksanaan hari pemungutan suara, namun sesuai prosedur standar operasional kepolisian. Prosedur standar operasional polri secara nasional sudah mengaturnya dan di Rohul tak ada perbedaan. Seorang calon idealnya dikawal dua petugas," pungkas Pitoyo (mpr/rpr)