Pemkab Tetap Prioritaskan Pembangunan Bidang Kelistrika
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Pemkab Rohul, kini terus berupaya agar bisa memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar masyarakat, yang berimbang dan berkelanjutan, salah satu bidang kelistrikan. Karena infrastruktur dasar masyarakat khususnya dibidang kelistrikan yang setiap tahunnya jadi program skala prioritas oleh Pemkab Rohul.
Penjelasan itu disampaikan Bupati Rohul, Drs H Achmad M.Si, Rabu (24/9/2914) malam. Diakui Bupati lagi, di Rohul saat masih mengalami krisis energi listrik.Dari data yang ada, rasio elektrifikasi atau ketersedian listrik di Rohul baru mencapai sekitar 65 persen.
“Tetapi, Pemkab Rohul akan bekerjasama dengan pihak PLN secara bertahap, berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi masyarakat di 16 kecamatan se- Rohul,”
“Selain itu, mendatangkan investor,yang berminat menanamkan investasinya untuk pengembangan energi listrik terbarukan dengan memamfaatkan limbah cair kelapa sawit yang ada di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di Rohul,”ungkap Bupati.
Dikatakan Bupati, bahwa masih ada puluhan desa di Rohul yang sampai kini belum dialiri listrik PLN.Sejauh ini desa tersebut untuk penerangan listrik, masih menggunakan PLTD yang dikelola secara swadaya masyarakat, seperti
di Kecamatan Tambusai Utara, Bonai Darussalam dan kecamatan lainnya.
Sedangkan untuk desa/kelurahan yang sudah menikmati penerangan listrik saat ini, kata Bupati, berasal listrik dari PLN maupun pengadaan PLTD dari pemerintah daerah dan swakelola masyarakat desa. Disebutkannya, Pemkab Rohul kini terus berupaya membantu PT PLN untuk mempercepat peningkatan rasio elektrifikasi di Rohul.
“Saya targetkan, menjelang berakhirnya masa jabatannya selaku kepala daerah, rasio elektrifikasi di Rohul nantinya sudah bisa mencapai 100 persen.Artinya, tidak ada lagi desa yang tidak menikmati penerangan listrik. Dimana saat ini, rasio elektrifikasi Rohul baru sekitar 65 persen, sehingga ada 35 persen desa yang belum dialiri listrik.Namun 25 persen elektrifikasi atau belum adanya ketersedian listrik PLN terdapat di Kecamatan Tambusai Utara,” janji Bupati.
Bupati juga menegaskan, dirinya akan upayakan, agar kebutuhan listrik di Tambusai Utara menggunakan energi terbarukan atau energi mandiri dengan menggunakan bahan baku limbah sawit.Kita sudah tetapkan Tambusai Utara sebagai Kecamatan Mandiri Energi.Karena saat ini, satu Desa yakni Rantau Sakti kebutuhan listriknya dari bahan baku limbah sawit.
Kata Bupati kembali, bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan undang seluruh PKS yang beroperasi di Rohuk, guna mengembangkan energi terbarukan menggunakan bahanbakulimbah sawit seperti di PKS Arya Rama Prakarsa.
Juga dutambahkannya, bahwa Pemkab Rohul setiap tahunnya berupaya membangun jaringan tegangan menegah (JTM) dan jaringan tegangan rendah sekaligus pendirian tiang listrik yang dananya bersumber dari APBD Rohul bagi desa yang belum dialiri listrik PLN.(Hendra)