Ratusan Masyarakat RTB-Rambah Hadiri Kampanye Paslon Hafith Syukri-Nasrul Hadi
ROKAN HULU-Ratusan masyarakat menghadiri kampanye dialogis Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Rokan Hulu (Rohul), Hafith Syukri-Nasrul Hadi. Kemudian yang bertindak sebagai Jura Kampanye (Jurkam), Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC-PD) Rohul Achmad.
Kegiatan itu, tampak dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC-PD) Rohul Achmad, Mantan Anggota DPRD Rohul Ardiman Daulay, Kepala Desa Rambah Tengah Barat (RTB-Kaiti), tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat lainnya.
Disampaikan, Achmad, kalau calon pemimpin yang bagus itu, tidak mencari kesalahan orang lain, tidak membuat fitnah, tidak memojokkan pemerintah yang baik, Rohul ingin mencari pemimpin yang tepat dan benar. Hendak calon pemipin itu orang punya agama, dekat dengan ulama, kiayi, khalifah dan suka ke masjid-masjid.
"Kalau ada calon pemipin itu mengatakan kalau urusan agama tidak usah diurus pemerintah, itu picik orang, kita tidak ingin calon pemimpjn itu jauh dari aga dan ulama," tuturnya.
Kalau ada calon pemimpin orang dihimbau ke masjid tapi dia tak pernah ke masjid itu tidak benar. "Kita pemimpin ini ibarat memandikan kuda, kita dulu ke sungai itu baru kita bersihkan kuda itu," ungkapnya.
Hafith Syukri itu, kata Achmad koordinator tariqat, orangnya dari dulu dekat dengan agama, mau melanjutkan program Masjid Agung Madani Islamic Center (MAMIC) Rohul, sebab dengan intennya kegiatan agam di Rohgul, maka keberkahan masjid dan program keagamaan Rohul, melimpah rezeki yang datang. Sebab masjid itu menggerak seluruh sektor kehidupan masyarakat.
Lanjut Achmad, syarat seorang bupati punya pengalaman, Hafith Syukri, sudah 26 tahun berkarya di Pemerintahan dan selama 16 tahun mengabdi di Rohul.
Syarat lainnya, yakni Calon Bupati Rohul, jelas keluarganya, termasuk istri, kalau tak jelas istrinya jangan dipilih, mau jadi calon pemimpin, tidak jelas pula istrinya.
Kemudian, pemipin harus harus pernah berbuat di Rohul, buktinya Hafith sudah 15 tahun mengabdi di Rohul, jangan tunggu jadi bupati baru berbuat untuk di Rohul, jadi DPRD juga bisa membangun. " Ini awak di suruh memilih bupati, tapi calon bupati itu juga tak memilih di Rohul, apalagi sebatang galogahpun tak ada miliknya di Rohul ini," tegas Achmad yang juga Plt Ketua PD Riau dengan berkaca-kaca.
Jelasnya lagi, Hafith Syukri sudah 26 tahun mengabdi di pemerintahan, belum pernah dipanggil jadi saksi kasus koruspsi, jadi itu yang dipilih, jadi tak pernah berkasus, jadi pilih pemimpin yang taat aturan, bebas persoalan korupsi, calon bupati itu bebas dari persoalan hukum. "Ini mau jadi Bupati Rohul tapi sudah dipanggil sebagai saksi kasus korupsi," ucapnya lagi.
"Kalau ada Calon Bupati Rohul, mengatakan ini saat orang Mandaling sebagai Bupati Rohul itu orang picik dan licik, jadi jangan pilih itu, pemilihan bupati untuk seluruh masyarakat Rohul bukan pemilihan kepala suku," imbuhnya.
Masih di tempat yang sama, Ketua Panitia Rifardi Nasution, meminta kepada Hafith Syukri-Nasrul Hadi jika terpilih nanti, supaya mengedepankan pembangunan jalan dan jembatan Haiti.
"Dijembatan itu sudah anak sekolah jatuh, karena kondisinya sudah rusak berat, kami minta supaya pembangunan dilakukan dengan baik, sebab Haiti ini termasuk wilayah Kota Pasir Pangaraian," pungkasnya. (dpr/Ram)