Seluruh Warga Masyarakat Pekanbaru Yang Berasal Dari Kabupaten Bengkalis, Harus Dapat Berkontribusi
Portalriau.com - PEKANBARU – Penjabat (Pj) Bupati Bengkalis H Ahmad Syah Harrofie
mengatakan, seluruh warga masyarakat Pekanbaru yang berasal dari
Kabupaten Bengkalis, harus dapat berkontribusi bagi keberhasilan
pembangunan. Bukan saja di Negeri Junjungan sebagai tanah kelahiran,
tetapi juga bagi Pekanbaru sebagai tempat berdomisili saat ini.
Agar dapat menjalan fungsi ‘dua sisi mata uang’ itu sama baiknya, kata
Ahmad Syah, maka seluruh seluruh warga masyarakat Pekanbaru yang
berasal dari Kabupaten Bengkalis, harus solid dan kompak. Senantiasa
menjaga semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan.
Mengutip tunjuk ajar Melayu, kepada seluruh warga Pekanbaru asal
Kabupaten Bengkalis, Ahmad Syah berpesan agar kepada sesama makhluk
berbaik budi. Kalau ada yang hilang sama dicari, yang kurang sama
diberi, yang kosong sama diisi, yang salah sama dibaiki, yang bengkok
sama dilurusi dan yang semak sama dikemasi.
“Kemudian, yang tua sama dihormati, yang muda sama dikasihi, yang
sebaya sama disayangi, yang jauh sama dihampiri, dan yang dekat sama
dilihati,” pesan Ahmad Syah saat memberikan sambutan pada acara
silaturahmi dan halal bi halal warga masyarakat Pekanbaru yang berasal
dari kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini dilaksanakan di Ballroom
lantai II Primeire Hotel Pekanbaru, Sabtu (29/8/2015) malam.
Selain mantan Bupati Bengkalis H Imron Saheman, H Fadlad Sulaiman, dan
H Syamsurizal, hadir juga dalam helat tersebut mantan camat Rupat yang
saat ini diamanahkan menjadi Pj Walikota Dumai H Arlizman Agus.
Adapun mantan Bupati Bengkalis H Azaly Djohan berhalangan hadir karena
pada waktu yang sama mengikuti kegiatan di tempat lain yang sudah
diagendakan sebelum jemputan untuk menghadiri acara silturahimi dan
halal bi halal tersebut diterimanya.
“Orang tua kita, Pak Azaly Djohan menitip salam dan mohon maaf tak
dapat hadir bersama kita malam ini. Beliau ada acara lain yang sudah
terjadwalkan dan tak bisa diwakilkan,” ujar Ahmad Syah menjelaskan
ketidakhadiran Bupati Bengkalis periode 1989-1994 itu.
Kemudian mantan Sekretaris Daerah H Tengku Lukman Jaafar dan H Abdul
Hamid Ahmad. Begitu pula sejumlah mantan pejabat yang pernah bertugas
di Kabupaten Bengkalis, seperti mantan Kepala Bagian Humas dan Bagian
Hukum yang pernah menjadi orang nomor satu di Kabupaten Pelalawan H
Tengku Azmun Jaafar.
Tak hanya itu, selain hampir seluruh anggota DPRD dan sejumlah pejabat
eselon II di lingkungan Pemkab Bengkalis hadir, sejumlah seluruh
politisi anak tempatan yang berkiprah di tingkat provinsi maupun
nasional juga hadir. Diantaranya Abdul Vattah (anggota DPRD Provinsi
Riau) dan Hj Dinawati (anggota DPD RI) serta Hj Azlaini Agus (mantan
anggota DPR RI).
Sedangkan calon Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis yang akan
berkompetisi pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang hanya
Muhammad yang merupakan pasangan calon Bupati Amril Mukminin yang
terlihat hadir.
Sementara Amril Mukminin sendiri beserta pasangan calon H Herliyan
Saleh-H Riza Pahlefi serta H Sulaiman Zakaria-Noor Charis Putra,
sampai berkahirnya silaturahmi dan halal bi halal yang berlangsung
meriah dan penuh keakraban serta dihadiri hampir lima ratus orang itu,
tidak terlihat.
Sejauh ini dan meskipun semuanya diundang hadir, belum diperoleh
informasi pasti tentang penyebab ketidakhadiran mereka. Namun kuat
dugaan karena pada saat yang bersamaan mereka berada ‘di lapangan’
untuk melakukan sosialisasi kepada calon pemilih. [MPR]