Tiga Paslon Bupati-Wabup Rohul Debat Publik Pilkada, Cabup Suparman Kuasai Forum
ROKAN HULU-Debat publik calon Bupati dan Wakil Bupati atau debat kandidat Pilkada Rokan Hulu (Rohul) 2015, di aula Convention Hall Masjid Agung Madani Islamic Center Pasir Pangaraian, Rabu (25/11) malam, berjalan lancar tanpa adanya gesekan dari pendukung pasangan calon (Paslon), namun terlihat Cabup Suparman benar-benar mengusai forum diskusi tersebut
Debat publik itu, dihadiri Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau diwakili Syafril Abdulah, Ketua KPU Rohul Fahrizal dan empat Komisioner, pakar politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Ali Yusri. Selain itu, juga hadir Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, Kepala Kejari Pasir Pangaraian, Syafarudin dan Bupati Rohul diwakili Sekretaris Daerah Damri Harun.
Debat berlangsung sekitar dua jam, benar-benar dimanfaatkan ketiga paslon, untuk menyampaikan visi dan misinya dalam membangun Kabupaten Rohul lima tahun ke depan.
Dalam kegiatan itu, bertindak sebagai moderator Prof. Dr. Ir H Irwan Efendi, di beberapa sesi memberikan kesempatan kepada masing-masing kandidat untuk menyampaikan visi dan misinya lebih kurang 3 menit
Dari Vvsi dan misi tiga paslon, disampaikan, Kandidat nomor 1 (satu), pasangan Hafith Syukri-Nasrul mengungkapkan, visi dan misi menjadi janji politiknya. Pasangan ini akan selalu gencar membangun desa dan memberikan penerangan listrik secara merata di setiap desa.
Calon Bupati Rohul Hafith Syukri mengatakan kini masih ada desa, belum mendapatkan pasokan penerangan dari pihak perusahan Listrik Negara (PLN). Ke depan dirinya dan Nasrul akan membangun penerangan di seluruh desa.
Di bidang pembangunan, Hafith janji akan menuntaskan pembangunan yang belum maksimal hingga pelosok desa. Di sektor pertanian dan perkebunan, pasangan ini akan berusaha memaksimalkan para petani untuk meningkatkan hasil panen dengan memberikan bantuan penyuluhan, bibit dan bantuan peralatan, diperlukan petani. "Juga akan mengatasi masalah anjloknya harga karet dengan membangun pabrik karet kedepannya, jika nanti kita diamanahkan rakyat Rohul, memimpin Rohul lima tahun kedepan," kata Hafith Syukri.
Sementara itu, visi dan misi pasangan nomor urut 2 (dua), Suparman-Sukiman, yakni akan jadikan Kabupaten Rohul sebagai sentral perdagangan. Menurut Suparman, Rohul bisa memanfaatkan pelabuhan di Dumai dan Sumatera Barat dalam melakukan transaksi perdagangan.
Kata Suparman di hadapan publik, Kabupaten Rohul merupakan tempat sangat kawasan strategis dalam sektor perdagangan, karena berbatasan dengan beberapa kabupaten dan tiga provinsi yakni Riau, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Jika Rohul bisa memanfaatkan, maka dirinya yakin Rohul akan maju.
"Kita bentuk Rohul sebagai pengembangan ekonomi kawasan, sesuai dengan visi-misi Pemprov Riau 2020, karena kalau hanya bergantung pada uang Rohul tidak cukup untuk membangun daerah ini, jadi kita libat Pemprov Riau dan Pemerintah Pusat, sehingga daerah terbangun dengan baik, seperti peningkatan status jalan menjadi jalan provinsi dan dari jalan provinsi menjadi nasional, sehinga dengan sendiri kita mendapat jatah APBD Riau dan APBN dengan skala yang besar," bebernya.
Menunjang hal itu, Paslon Suparman dan Sukiman akan gencar dalam membangun desa, sebab desa yang ada sekarang masih jauh dari pembangunan. Dari itu keduanya akan kencang membangun desa dan gencar dalam menata kota.
"Jika ekonomi masyarakat desa sudah kokoh, tinggal melakukan penataan kota, ini tentuk tidak bisa hanya dengan uang Rohul saja, harus ada koneksitas dengan para pemangku-pemangku baik tingkat provinsi dan nasional," imbuhnya.
Sementara, pada visi dan misi dari Paslon nomor urut 3 (tiga), Syafarudin-Erizal berjanji akan membangun Rohul lima tahun ke depan. Syafaruddin mengakui ia dan Erizal bersedia menjadi pelayan rakyat, sehingga mereka bisa membangun bersama dalam lima tahun kedepan.
Syafaruddin menakui, saat ini ada pengurusan KK, KTP, akte kelahiran yang tidak gratis. Ia janji, jika memang diberi amanah rakyat sebagai Bupati Rohul, ia dan Erizal akan menggratiskan pengurusan seluruh administrasi kependudukan atau Adminduk.
Menyinggung bidang ekonomi dan perkebunan, Syafaruddin bertekad meningkatkan pengelolaan tanaman kelapa sawit dan karet, serta hasil pertanian, membangun pabrik karet berkualitas, sehingga mengangkat derajat ekonomi petani.
Menurut dirinya, jika Kabupaten Rohul punya pabrik karet sendiri, tentu harga getah karet bisa tinggi, dan petani tentu akan sejahtera. Pembangunan pabrik karet, juga menjadi program bagi paslon nomor urut 1, selain itu keduanya juga dalam memimpin Rohul akan memperbaiki sektor perekonomian masyarakat, juga akan programkan swasembada beras di Rohul.
Dalam debat public, dihadiri ribuan pendukung tiga Paslon, baik di dalam dan luar ruangan, para kandidat dan pendukungnya bisa menjaga situasi dan kondisi acara, hingga berjalan lancar sampai akhir acara. Sorak-sorai dan hiruk pikuk, datang silih berganti dari pendukung ke tiga kandidat, yang jumlahnya dibatasi pihak penyelanggara debat.Penjagaan Diperkatat.Bahkan, pada debat kandidat Bupati-Wakil Bupati Rohul priode 2015- 2020, menadapatkan penjagaan ketat dari aparat Kepolisian, diback up TNI, Satpol PP dan personil Dishubkominfo. Penjagaan dilakukan secara steril, dimana mulai di pintu gerbang masuk menuju ke MAMIC, pintu masuk ke Hall Convention, juga di ruangkan tempat dilaksanakannya debat, dihaga ketat polisi.
Bukan hanya itu saja, seluruh tamu yang akan masuk ke lokasi acara diperiksa, dengan alat deteksi metal detector juga pengelahan barang bawan dan badan, termasuk mancis yang dibawa tamu juga dilarang dibawa masuk ke lokasi acara. (dpr/Ram)