Wabup Harapkan JH Bisa Tetap Menjaga Waktu Shalat
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Wakil Bupati (Wabup) Rohul, Ir. H. Hafith Syukri MM, mengharapkan seluruh Jemaah Haji (JH) Rohul yang baru tiba dari Tanah Suci agar tetap menjaga waktu shalat lima waktunya. Sama seperti sewaktu shalatlima waktu di Masjidil Haram.
Itu disampaikan Wabup Hafith kepada seluruh JH Rohul, Rabu (15/10/2014), setibanya di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian,setelah semalam, JH Rohul diinapkan di Asrama Haji Batam, lalu diterbangkan dari Bandara Hang Nadim Batam ke Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian.
“Kita bersyukur, cuaca cukup baik hari ini. Tentunya kita bersama pemerintah mengharapkan agar jemaah haji menjaga jadwal waktu shalatlimawaktunya. Terutama shalat berjemaah di masjid di lingkungan tempat tinggal JH,”sebut Wabup Hafith.
Jelas Wabup lagi, nantinya JH Rohul yang baru mendapatkan gelar Haji dan Hajjah diminta sebagai pelopor shalat berjemaah di masjid, karena itu nantinya membantu program pemerintah daerah khususnya dibidang program keagamaan yang kini terus digalakan di negeri seribu suluk.
“Karena kebiasaan di Tanah Suci, tetap dilakukan di Tanah Air. Sehingga jemaah haji nantinya jadi contoh yang baik bagi masyarakat lainnya, baik itu sikap ibadah dan tata cara ibadah. Inilah pesan titipan kita kepada para JH yang sudah menunaikan ibadah haji,”harap Wabup Rohul.
Sejak pagi hari, Wabup Hafith Syukri didampingi Seka Rohul, Ir. Damri Harun MM serta sejumlah pejabat dan unsur Forkompinda,sudah menunggu kedatangan JH Rohul dari Batam.
Dan setibanya di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pangaraian, JH Rohul diberi arahan singkat oleh Wabup Hafith. Selanjutnya, mereka pulang ke rumah masing-masing bersama pihak keluarga yang sudah menunggu di pintu masuk bandara.
Bahkan dalam proses pemulangan 246 JH Rohul, mendapat pejagaan personel Satpol PP dan Polres Rohul, termasuk petugas dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Rohul. Setiap pintu masuk dijaga ketat oleh petugas, menghindari para keluarga JH dan pejemput memasuki kawasan area larangan di Bandara Tuanku Tambusai. (Hendra)