Wabup Rohul Nganku Sudah Ada Kades Mengadu Diancama Tim Sukses
ROKAN HULU-Wakil Bupati Rokan Hulu (Wabup) Rohul mengaku kalau sudah ada Kepala Desa (Kades) mengadu di beberapa desa, mereka mengadu diancam tim sukses. Ini tidak dibiarkan sebab Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember mendatang itu hanya untuk menentukan pimpinan Rohul untuk lima tahun mendatang.
Informasi ini disampaikannya, di Pasir Pangaraian, Kamis (29/10), katanya, dirinya kalau tim sukses Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Rohul yang berani mengancam-ngamcam supaya segera dilaporkan ke pihak Kepolisian.
"Kita ingin pilkada Rohul aman dan tertib, jangan ada saling ancam-mengancam apalagi memprokatori, kita ingin pemilihan kali ini tersukses di Provinsi Riau," tuturnya.
Dirinya juga sangat menyayangkan kalau dirinya sering difitnah, memiliki lahan di kawasan hutan. " Waktu itu saya langsung kelapangan bersama penyidik tapi mereka sama sekali tidak bisa membuktikan mana ada lahan saya, memang saya sebagai Wakil Bupati (Wabup) Rohul ikhlas untuk melayani masyarakat," bebernya.
Dirinya kecewa ada Cabup yang sering mengobral suku, Rohul beraneka suku dan agama, dibingkai dalam bhineka tunggal ika. " Kita jangan yang baik itu dibuat masyarakat dikotak-kotakkan," tuturnya.
Tidak itu saja, Hafith Syukri yang juga Cabup Rohul Nomor Satu berpasangan dengan Nasrul Hadi, banyak Kepala Desa (Kades) di Rohul salah faham terhadap dirinya. "Kini dengan aturan yang baru, saya masih Wakil Bupati Rohul, jadi saya cuti, Senin, Selasa dan Rabu, untuk berkampanye dan posisi saya sebagai Calon Bupati Rohul," pungkasnya.
Jadi kalau, Kamis, Jumat, dirinya masih berstatus Wabup Rohul, jadi jika menghadiri acara di desa tertentu, tidak perlu pemberitahuan dari pihak kepolisian. "Ini ada kades yang menganggap saya tidak lagi jadi Wabup Rohul, jadi ini tolong difahami," tutupnya. (dpr/Ram)