Agar Diakui Nasional dan Internasional, Pemkab Diminta Melestarikan Budaya di Rohul

PASIR PANGARAIAN- Kabupaten Rohul yang banyak miliki potensi budaya turun temurun, dinilai masih perlu dilestarikan serta didata Pemkab Rohul,  sehingga nantinya budaya Rohul dapat diakui oleh nasional bahkan dunia internasional.

Itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Rohul dari Fraksi Hanura, Ismalil Hamkaz, yang juga sebagai pemerhati Budaya, Sosial dan Politik. Dirinya berharap, jangan sampai budaya Rohul diklaim daerah lain atau negara lain.

“Biasanya setelah diklaim baru daerah sibuk dan seperti pahlawan kesiangan untuk mengambilnya. Seharusnya, semua budaya daerah terdaftar di Kementerian Kebudayaan dan Eknomi Kreatif,” saran Ismail, Sabtu (30/8/2014).

Ismail juga mengakui, bahwa ada beberapa budaya di Kabupaten Rohul yang patut dilestarikan seperti Lukah Gilo, Tari Kuayang, Boudah, Bodukie, Bokaba dan seni lainnya. Menurut dia, budaya-budaya itu lahir dari tradisi keseharian masyarakat.

Tegasnya pula, bahwa saat ini kesenian dan budaya tidak lagi menjadi kebanggaan bagi masyarakat kita. Hanya beberapa daerah yang masih rutin menjadikan seni budaya sebagai agenda tahunan sebagai upaya mengembalikan batang torondam  atau kisah lama yang dilupakan.

Ucap Ismail menambahkan, bahwa kesenian dan budaya di Rohul sudah lahir berabad-abad lalu dan telah menjadi suatu tradisi kebanggaan para leluhur.Berharap, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Rohul serta Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul bertanggungjawab dalam mencarikan solusi.

“Budaya kita ini harus dipertahankan sebagai ciri khas daerah,”sarannya.

Ismail juga menegaskan, Pemkab juga diminta segera mendaftarkan seni budaya daerah di Kementrian terkait, dan kalau bisa didaftarkan ke badan internasional UNESCO. “Melalui budaya inilah dulunya yang bisa  mempersatukan dan mempertahan NKRI,”jelasnya lagi.

Selain itu, juga diharapakkan kesenian dan budaya agar masuk dalam kurikulum muatan lokal yang wajib dipelajari oleh pelajar, termasuk langsung dipraktekkan kepada generasi muda. Bukan hanya diterapkan di sekolah formal, namun diterapkan juga di organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.(mpr/Alfian)

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...