BLH Masih Menunggu Hasil Lab Terkiat Matinya Ikan di Muara Kuku

 

PASIR PANGARAIAN MPR-Badan Lingkungan Hidup (BLH) Rohul menyatakan,  pihaknya masih menunggu hasil laboratorium pengujian Dinas Bina Marga Provinsi Riau, dari sampel air sungai Muara Kuku di Desa Kepenuhan Barat Mulia Kecamatan Kepenuhan, yang diduga tercemar limbah cair dari salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang beroperasi di daerah itu.

 

Akibat limbah cair, sebabkan matinya ribuan ikan juga biawak yang mengapung di aliran sungai itu, Jumat (31/10/2014) lalu. Kepala BLH Rohul H Juni Syafri SSos MT, Kamis (6/11/2014) mengatakan, sampel air sungai muara Kuku penyebab matinya ikan dan biota serta biawak di Sungai Muara Kuku,sudah diserahkan ke Laboratorium Pengujian Dinas Bina Marga Riau, pada Senin (3/11/2014) lalu.

 

“Diperkirakan, paling lama 14 hari, baru keluar hasil laboratorium dari sampel air sungai Muara Kuku yang menyebabkan matinya berbagai jenis ikan dan biota yang ada. Namun sejauh ini, kita belum bisa memutuskan, apa penyebab matinya ribuan ikan dan biawak di aliran Sungai Muara Kuku Desa Kepenuhan Barat Mulia Kecamatan Kepenuhan,”katanya.

 

Juni juga menegaskan, pihaknya masih menunggu keluarnya hasil laboratorium dari Dinas Bina Marga Riau. Tim BLH Rohul, pada Senin (3/11/2014) siang , sudah turun ke PKS Era Sawita di Desa Kepenuhan Barat Mulia Kecamatan Kepenuhan, guna lakukan verifikasi lanjutan.

 

“Hasil peninjauan di instalasi pengolahan Limbah yang didampingi pihak PKS, terlihat di kolam I, ada bekas luapan limbah cair PKS saat terjadinya hujan Jumat (3/11/2014) dinihari. Akibat luapan limbah cair mengalir ke parit kebun sawit dan mengalir ke Sungai Muara Kuku,”.

 

“Hasil temuan di lapangan, dugaan sementara dari tim BLH Rohul, penyebab matinya ribuan ikan dan biota di Sungai Muara Kuku, adanya rembesan limbah dari Kolam 1 yang mengalir ke sungai.Tapi BLH tetap menunggu hasil Laboratorium Pengujian Dinas Bina Marga Riau,’’katanya.

Juni juga mengaku, BLH Rohul akan melakukan mediasi terhadap kasus matinya ribuan ikan tersebut antara masyarakat, Pemerintah Desa Kepenuhan Barat Mulia dengan PKS PT Era Sawita.

 

“Untuk penyelesaiannya, tergantung dari kesepakatan masyarakat bersama pemerintah desa setempat dengan perusahaan apakah diselesaikan melalui sidang pengadilan atau dengan musyawarah,”tegasnya. 

 

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...