Dewan Minta Pemkab bangun Panti Rehabilitasi
BAGANSIAPIAPI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kbaupaten Rokan Hilir meminta kepada Pemkab Rohil untuk membangun panti Rehabilitasi.pasalnya,Nara Pidana (Napi) yang ada di lembaga Pemasyrakatan (Lapas) Rutan Bagansiapiapi saat ini 80 persen tersandung kasus Narkotika.
"dari 600 lebih Napi penghuni Lapas Bagansiapiapi,80 Persen nya adalah kasus Narkotika,untuk itu kita minta kepada pemkab Rohil untuk membangun Panti Rehabilitasi untuk para Napi,sehingga Kedepan nya Para Napi akan berubah.demikian dijelaskan Wakil Ketua Komisi B DPRD Rohil,Habib Nur ,Jumat (16/1) di Bagansiapiapi.
dikatakan Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu,selain membangun Panti Rehabilitasi,Pemkab Juga kita desak untuk membangun Lapas yang baru,karena Lapas Bagansiapiapi yang berkapasitas Untuk 93 orang saat ini telah dihuni sebanyak 600 Lebih napi.yang tentunya sudah Oper kapasitas."Kasian Para Napi kita yang tidur berhimpitan macam Ikan Sardine.karena Lapas Itu kan untuk pembinaan,bukan untuk penyengsaraan."ujar Habib.
Diakuinya,pemkab Rohil telah menyiapkan Lahan di Batu sepuluh untuk pembangunan Lapas,namun hingga saat ini lahan yang ada belum ada Tanda-tanda akan dibangun nya Lapas.untuk itu kita mendesak pemkab untuk secepatnya membangun Lapas maupun Panti Rehabilitas bagi para Napi.
"kalau memang terbentur dengan Izin dari Kemenham untuk membangun Lapas ,segera lah Lakukan Koordinasi kepada Pihak terkait,sehingga pembangunan cepat pula terlaksana.karena Lapas yang ada saat ini sudah sangat Over Kapasitas."Pungkasnya. ( Mpr/Af )