DPRD Dukung Perizinan Panti Pijat di Pekanbaru Diperketat
PEKANBARU - Anggota DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh BPT-PM lebih memperketat perizinan untuk panti pijat. Menurut DPRD, banyak perizinan panti pijat yang tidak sesuai dengan peruntukannya dan cenderung menjadi tempat aksi protitusi.
"Memang kita lihat selama ini seperti itu kebanyakan, namanya panti pijat tradisional tapi ada layanan plus-plus dan ini harus ditindak secara tegas, kalau perlu langsung tutup," ungkap Anggota DPRD dari PKS Mulyadi AMd, selasa (10/2) di Pekanbaru.
Disebutkannya, Pekanbaru yang akan menjadi kota metropolitan yang madani memerlukan kerjasama semua pihak untuk lebih sensitif dengan hal-hal yang berkaitan dengan pelanggaran kepada aturan.
"Ketika diketahui menyimpang, berikan satu kali kesempatan, ketika tetap melanggar, maka langsung tutup usahanya," tegasnya.(mpr/nto)