MUI Minta semua pihak waspadai Masuknya Ajaran Syiah di Rohil

BAGANSIAPIAPI - Merebaknya isu masuknya ajaran Syiah di provinsi Riau ternyata menjadi perhatian khusus dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohil. untuk itu dihimbau kepada seluruh umat Islam, ulama dan umaroh agar tetap bersatu, meningkatkan kewaspadaan serta melakukan pemantauan.

Demikian ditegaskan ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rohil Drs H Wan Achmad Syaiful Msi, Selasa (26/5) melalui Sambungan selulernya. "kita minta umat Islam mewaspadai masuknya ajaran Syiah ke daerah kabupaten Rokan Hilir. Kewaspadaan tersebut tentunya dengan pemantauan dari pemuka agama dan pemerintah setempat, "pintanya.

MUI Rohil juga menghimbau agar umat Islam yang ada di Rohil tetap waspada akan masuknya ajaran Syiah di tengah-tengah kehidupan masyarakat, karena ajaran Syiah tersebut berbeda dengan ajaran Sunni atau aliran yang selama ini dianut umat islam umumnya. " Yang jelas ajarannya berbeda, artinya dengan demikian aliran Syiah itu sesat," tegas Wan Syaiful.

Dilanjutkan Mantan Kadispenda Rohil ini, untuk mengantisifasi hal itu tentunya diperlukan kekompakkan dan meningkatkan kewaspadaan dari semua pihak. Karena kewaspadaan tersebut juga diharapkan dari pemantauan pemuka agama dan pemerintah. " Begitu juga para pemuka agama memantau bersama pemerintah setempat, "himbau Wan Ahmad Syaiful.

Menurut Wan Syaiful, perbedaan yang paling mencolok antara ajaran Sunni dengan ajaran Syiah terdapat pada Rukun Islam dan Rukun Iman. " Kalau menurut Sunni rukun islam itu syahadat, shalat, zakat, puasa dan naik haji.

Sedangkan menurut Syiah, shalat, zakat, puasa, haji dam alwilayah/meyakini kepemimpinan 12 imam Syiah. Ada lagi rukun Islam Syiah yaitu jadi 10, jihat, amar makruf nahi mungkar, tidak ada, tawalla/membenci apa yang dibenci oleh Rasul SAW, tabarra/mencintai yang dicintai oleh Rasul SAW,” ungkap Wan Syaiful lagi.

Sedangkan rukun iman, kalau menurut Sunni itu iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab, rasul Allah, hari kiamat dan takdir. " Sedangkan Syiah, percaya/iman kepada keesaan Allah, keadilan, kenabian, imamah dan hari kiamat. Artinya rukun iman Sunni ada 6 perkara dan Syiah ada 5 perkara,"terangnya. (Mpr/Af)

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...