Pemprov Riau Menargetkan Rohul Sebagai Pusat Wisata Religus

Pemprov Riau Menargetkan Rohul Sebagai Pusat Wisata Religus

ROKAN HULU-Pemprov Riau berencana menjadi Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang berjuluk Negeri Seribu Suluk menjadi pusat wisata kebudayaan melayu, sebab Bumi Lancang Kuning ini identik dengan Islam, Rohul memiliki potensi itu, jadi daerah kedepan akan menjadi wisata religius.

"Saya sudah bincang-bincang dengan pak Suparman, di awal-awal saya duduk jadi Plt Gubri dan pak Suparman Ketua DPRD Provinsi Riau, kalau Riau ada dua visi pembangunan yang paling diprioritaskan yakni bidang ekonomi dan kebudayaan, melayu itu identik dengan Islam, jadi Rohul punya falsafah Negeri Seribu Suluk itu akan kita bangun sehingga nanti surau suluk itu banyak dikunjungi masyarkat baik dari Riau maupun dari luar Riau," bebernya di Tambusai, Sabtu (26/9).

Banyak surau suluk di Rohul harus dikelola secara matang dan bai, bisa mempelajarai dan mengintropeksi apa yang sudah diajarkan para tuan guru dan khalifah. Kemudian memahami sejarah suluk ini, Provinsi Riau saat ini sedangkan mengembangkan pariwisata berbasis budaya, budaya melayu itu berbasis agama, jadi paslah kalau daerah ini sebagai kawasan wisata buadaya di Riau.

Lanjutnya, Pemrov Riau mengakui kalau dirinya dengan Supraman sering berdiskusi menentukan kebijakan di Pemprov Riau, termasuk kebijakan untuk memajukkan Rohul, baik masalah pendidikan, kesehatan, pariwista dan agama. "Suparman orangnya cerdas dia mengerti dan memahami kebutuhan masyarakat, punya visi yang maju, tidak hanya untuk Rohul, tapi untuk Riau, kontribusinya dalam memberikan pemikiran serta kebijakan untuk Riau sangat banyak demi perbaikan ekonomi Bumi Lancang Kuning," paparnya.

Jadi perlu masyarakat tetap bersatu, memperispakan anak-kemanakan untuk mengisi pembangunan, sebab visi riau, bagaimana Riau, supaya jadi pusat ekonomi dan pusat kebudyaan di Asia Tenggara, ini memang tugas para tuan-tuan guru di Rohul ini, seperti hikayat tuan Syech Maksum beliau dulu pernah belajar ke Malysia, kini juga orang Malasyia juga banyak belajar ke Riau, baik ilmu suluk di kampus IAIN sendiri.

Tambahnya, harapan dari pemerintah tuan guru mengahsilkan murid-murid yang bisa mengisi pembanguan di masa mendatang. "Tentu kami dari Provinsi Riau tidak akan tinggal diam, belajar ilmu suluk tidak hanya orang tua yang muda pun bisa, karena ini belajar hakikat atau belajar kebenaran," bebernya. (dpr/Ram)

Berita Terkait

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...

Bupati Dan Wabup Labuhanbatu Hadiri Pelantikan BMPS Periode 2026-2031,Dorong Penguatan Pendidikan Sw

Labuhanbatu, Portalriau.com-Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST., menghadiri pelantikan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Labuhanbatu periode…...

Bupati Labuhanbatu Hadiri Peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia Ke-81

Labuhanbatu,portalriau.com-Bupati Labuhanbatu menghadiri peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke 81 yang diselenggarakan di Ruang Adhiyaksa Hall Kejaksaan Negeri Labuhanbatu, Rabu 2/9/2026. Kehadiran Bupati Labuhanbatu…...