Penempatan Pengungsi di Rohil, Dewan Desak Pemkab Untuk Pikir Ulang
BAGANSIAPIAPI - Penempatan Pengungsi Rohingya dan Banglades di empat titik yang terelatak didaerah pesisir Rohil harus dipikir ulang. pasalnya selain menimbulkan masalah kesenjangan sosial, juga akan menimbulkan persoalan bertambahnya angka kemiskinan di Rohil. karena saat ini angka kemiskinan dinegeri yang berjuluk seribu kubah angka kemiskinannya cukup tinggi.
Demikian disampaikan Wakil Ketua DPRD Rohil Abdul Kosim (Akos), Senin (1/6) di Bagansiapiapi. Kesiapan pemkab Rohil untuk menampung pengusngsi Rohingya itu akan membuat daerah yang terletak diperbatasan akan berkembang lebih cepat seperti tersedianya akses air ersih, insfraruktur dan sebagainya. namun jika ini dikaji lagi akan menimbulkan permasalahan baru dibelakang hari, "ujarnya.
Dikatakan Politisi Geindra ini, kesedian pemkab Rohil untuk menempatkan pengungsi Rohingya di empat titik seperti di Pulau jemur, kepenghuluan Sinaboi, kepenghuluan Darussalam, dan Pulau halang belakang tidak pernah dilakukan duduk bersama DPRD Rohil. selain itu, Pihak Propinsi juga dinilai lepas tangan dan menyerahkan persolan ini kepada pembak Rohil, "Ungkap Akos.
"Bukan dalam artian kita tidak menerima, tapi harus benar-benar dikaji, jika memang pemkab membantu maka segera saja salurkan bantuan dari dana sosial yang ada. Bayangkan jika para pengungsi yang jelas-jelas bukan WNI kita tempatkan di pulau Jemur yang merupakan perbatasan negara, jadi saya kira ini tidak tepat," beber Akos. (Mpr/Af)