Sekitar 60 Persen Warga Desa Sei Mandian Masih Hidup Miskin
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Diperkirakan, 60 persen warga di Desa Sei Mandian Kecamatan Kepenuhan, masih hidup di bawah garis kemiskinan, karena mereka hanya sebagai buruh dan pekerja harian, baik di perusahaan maupun sektor perkebunan yang ada di Kelurahan Kota Tengah.
Dari informasi Kepala Desa (Kades) Sei Mandian, Saiful Adnan, Sabtu (29/11/2014) mengatakan, dari jumlah 186 kepala keluarga (kk) di desa yang dipimpinnya, sekitar 60 parsen diantaranya masih tergolong miskin. Bukan hanya itu, selain penduduknya yang miskin, Desa Sei Mandian juga merupakan desa tertinggal dari pembangunan karena kondisi desa jauh dari ibu kota kecamatan atau desa yang paling sudut dengan jarak tempuh sangat jauh dari kecamatan.
“Penduduk Desa Sei Mandian masih hidup di bawah garis kemiskinan. Masih terlihat rumah-rumah penduduk tempat mereka boleh di katakan tidak layak huni,”ucap Saiful.
Katanya lagi, saat ini penduduk desa yang dipimpinya ekonomi kehidupan warga masih dibawah garis kemiskinan, bila dibandingkan desa tatangga yang ada dalam satu kecamatan.
“Berharap, Pemkab Rohul bisa membantu meningkatkan perekonian warga, misalnya memberikan bantuan peternakan sapi, ikan, bebek dan berbagai faktor yang mendukung peningkatan ekonomi warga. Termasuk, untuk fasiltas umum di desa, baik postu kesehaatan yang bisa rawat inap bersifat sementara karena jarak tempuh kekecamatan lumaayan jauh,”harap Saiful.
Apalagi kata Saiful, sebagian besar waarga di Desa Sei Mandian, merupakan pendatang dari berbagai daerah, baik dari Sumatera Utara, pulau Jawa juga Nias. Sementara penduduknya beraneka ragam suku, seperti Melayu, Jawa, Batak dan Nias.
“Saat ini, penduduk Desa Sei Mandian ekonomi kehidupannya masih di bawah garis kemiskinan, karena mereka hanya berpropesi sebagai buruh dan upahan harian perusahaan maupun di perkebunan warga kota Tengah,”ucap Saiful lagi. (MPR)