Tradisi Qing Ming, Momentum Kumpul Keluarga
BAGANSIAPIAPI - Kegiatan ritual Qing Ming atau lebih dikenal dengan Cheng Beng di Bagansiapiapi menjadi momentum untuk berkumpul bagi sanak keluarga warga Tionghoa terutama bagi warga yang berada diperantauan.
ritual ini merupakan tradisi dalam rangka menghormati arwah leluhur dengan membersihkan kuburan,berdoa dan memberikan sejajian berupa Makanan,Minuman dan Sejajian lain nya.hal ini dilakukan supaya mendapatkan restu dari para arwah leluhur,"kata Warga Bagansiapiapi,Hasanto,Jumat (3/4).
Sekretaris Yayasan peguruan Wahidin ini juga mengatakan sangat senang setiap penyelenggaraan Qing Ming tiba.karena di kediamannya akan menjadi tempat berkumpul bagi sanak keluarga yang datang dari berbagai daerah."Jadi ramai dan bisa berjumpa lagi setelah berpisah beberapa lama,"kata Hasanto.
diakui Hasanto,saat ini Dua kuburan Warga Tionghoa di Bagansiapiapi yakni Kuburan Hua San Ting yang terletak di kepenghuluan Bagan Jawa dan Kuburan pemakaman Ki Lok Ting di jalan pelabuhan Baru telah ramai didatangi dan tampak bersih.kemudian pada hari H nanti yakni tanggal 5 April dilakukan peletakan Abu di Vihara Sakyamuni.
Salah satu warga Tionghoa dari Jakarta Willy mengatakan dengan tradisi yang dilaksanakan turun-temurun tidak hanya mengingat jasa-jasa leluhur tapi juga menjadi momen untuk berkumpul dengan sanak keluarga.
kesempatan ini juga menjadi momen untuk kumpul bersama keluarga dan teman serta melepas rasa rindu kampung halaman kelahiran."saya sudah lama tidak pulang ke Bagansiapiapi,lewat tradisi ini maka rasa kangen terhadap kampung halaman bisa terobati,"kata Willy. ( Mpr /Af )