TRC Rohul Sudah Evakuasi Warga Korban Banjir Hujan Deras Kembali Ratusan Rumah Warga di Rohul Dirend
Portalriau.com - PASIR PANGARAIAN - Hujan deras yang guyur sejumlah wilayah di Kabupaten Rohul dalam beberepa hari ini, kembali menyebabkan ratusan rumah warga di Rohul direndam banjir.
Dari informasi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rokan Hulu Aceng Herdiana, Kamis (25/12/2014), pihaknya sudah turunkan personil Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk evakuasi para korban banjir di Rohul, akibat meluapnya sejumlah sungai di Rohul.
Diakui Aceng, dampak terjadinya banjir di sejumlah, Rabu (24/12/2014), ribuan rumah dan korban sedang dievakusai Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Rohul ke lokasi banjir seperti di Desa Lubuk Kerapat Kecamatan Rambah Hilir terjadi sekitar pukul 19.00 Wib hingga pukul 03.00 dinihari.
Air sudah berangsur surut dengan kedalaman air dalam rumah mencapai 2 meter di sejumlah rumah warga, korbannya 14 rumah terendam.
Sedangkan di Desa Tanjung Medan Kecamatan Tambusai Utara RW 02, 257 KK-178 rumah, RW 06, 232 KK-131 rumah, RW 04, 8 KK-8 rumah, RW 05, 15 KK-15 rumah, kemudian total korban banjir di Tanjung Medan sekitar 1966 jiwa rumah ibadah, masjid 2 unit, mushola 4 unit, gedung sekolah 2 unit (SDN 008 dan MI Mda), 1 unit gereja, 42 petak kolam, hewan ternak, Pasar desa dan lainnya.
Di Desa Pekan Tebih Kecamatan kepenuhan Hulu, ada sekitar 120 KK terdampak banjir dengan air sekitar 50 cm, sedangkan di dalam rumah baru sekitar 10-15 cm.
Sedangkan di Desa Kepenuhan Hulu, banjir terjadi sejak pukul 10.00 Wib dengan ketinggian air sekitar 40 hingga 70 cm, sedangkan di dalam rumah terdampak dengan kedalaman sekitar 15 cm telah merendam sedikitnya 132 rumah. Akibat banjir ini telah merusak 1 unit gorong-gorong rusak yang mengakibatkan putusnya jalan yang menghubungkan Desa Kepenuhan Hulu ke Kesa Kepayang.
Banjir juga merendam pemukiman masyarakat di Desa Kepenuhan Barat Mulia masih dalam pendataan satuan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Rohul. Lalu di Desa Sei Mandian Kecamatan Kepenuhan BPBD denga masyarakat telah melakukan gotong royong memperbaiki tanggul yang bobol sepanjang 50 meter.
Saat ini, BPBD mengerahkan 2 unit speed boot untuk melangsir tanah yang dimasukkan dalam goni dan masyarakat di Sei Mandian juga masih terendam banjir sudah beberapa hari ini, termasuk denga Desa Ulak Patian dan Desa Rantau Binuang Sakti masih banjir. (MPR/ADV/HMS)