Tujuh Daerah di Riau Diajukan Kandidat Peraih Piala Adipura Tahun 2015
PASIR PANGARAIAN MPR- Dari informasi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Riau, Yulwiriati Moesa mengakui, ada tujuh daerah di Provinsi Riau yang diajukan menjadi kandidat penerima Piala Adipura 2015, salahsatunya Kota Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Dimana ketujuh kabupaten/kota di Provinsi Riau yang diajukan sebagai calon atau kandidat penerima Piala Adipura, di antaranya Kabupaten Rohul, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu serta Kota Pekanbaru dan Kota Dumai.
“Untuk penilaiannya, baru dilakukan tim penilai akhir November 2014 dan Maret 2015 tahun depan.”jelas Yulwiriati Moesa, usai Rapat Evaluasi wacana Piala Adipura di rumah dinas Bupati Rohul, Pasir Pangaraian, Selasa (4/11/2014) sore. Nantinya, penilaian dilakukan yakni Ibukota Kabupaten saja.
Rapat evaluasi, terkait Kabupaten Rohul masuk sebagai calon penerima pila Adipura 2015, dihadiri Bupati Rohul Drs. H. Achmad M.Si, Wakil Bupati, Ir. H. Hafith Syukri MM, seluruh Kepala Satuan Kerja, Camat Rambah Arie Gunadi, serta sejumlah Kepala Sekolah di Kecamatan Rambah.
Yulwiriati mengatakan, bahwa hingga tahun ini, baru dua daerah di Provinsi Riau yang menerima Piala Adipura, yakni Kota Pekanbaru dan Kabupaten Bengkalis. Diakuinya, BLH Riau, kini terus mendorong daerah lain untuk berbenah dalam mengelola sampah.
“Saat ini, baru ada dua daerah yang menerima piala adipura, dan kita targetkan, seluruh daerah di Riau nantinya bisa mendapatkan Piala Adipura tersebut tahun depan,”harapnya.
Kemudian kata Yulwiriati, khusus untuk Kabupaten Rohul, diakuinya ada komitmen tinggi dari Bupati Rohul Achmad. Namun, walaupun tidak optimis, namun Bupati Achmad yang memimpin dua periode, dinilai komitmen dalam menjadikan kebersihan sebagai budaya hidup, seperti di sekolahan, pasar dan fasilitas umum lainnya.
“Ini saya nilai, bahwa Kabupaten Rohul sudah baik. Seperti taman sudah bagus, namun untuk pengelolaan sampah harus ditingkatkan,”sarannya.
Selain itu, juga disarangkan ke Pemkab Rohul, agar penyediaan tong sampah di fasilitas umum, pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), termasuk alat untuk membuat pupuk kompos. Untuk penilaian akhir November 2014 dan Maret 2015 akan melibatkan tim indenpenden, terdiri dari akademisi, LSM, BLH pusat, dan BLH Riau. “Untuk pengumuman baru akan diumumkan tahun depan,”terang Yulwiriati.