Selama Tahun 2015 Tercatat 433 Pencaker di Rohul

PASIR PANGARAIAN- Untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan, baik swasta maupun milik Badan Usuha Milik Negara (BUMN), seorang Pencari kerja (pencaker) AK-1 atau yang lebih dikenal dengan kartu Kuning merupakan satu diantara syarat dalam melamar pekerjaan, dan pencaker harus datangi kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrasn) Rokan Hulu (Rohul).

Informasi Kepala Disosnakertrans Rokan Hulu (Rohul) Hery Islami, melalui Kepala Seksi (Kasi) penepatan tenaga kerja dan informasi tenaga kerja Apriantoni, S.Ag mengakui, dalam pembuatan AK-1 saat, terbagi dua pelayanan yakni, pembuatan secara manual dan secara Online.

Untuk pembuatan AK-1 secara online menurutnya, masyarakat akan mendapat banyak keuntungan dalam hal mendapatkan informasi kerja. Karena, saat pencaker akan memasukan datanya ke Website resmi, yakni melalui infokerja.depnakertrans.go.id‎ maka Pencaker bisa melihat info lowongan pekerjaan seluruh indonesia.

Ditambahkan Aprianto lagi, bagi pencaker yang hendak menerbitkan AK-1 secara online, akan lebih mudah. Walaupun dirinya berada di luar daerah. Hanya saja, dalam pengambilan kartu AK-1 tersebut, pencaker wajib melampirkan persyaratanya. "Saat ini sudah ada 80 pencaker asal Rohul yang sudah terdata selama 2015 dengan menggunakan online. Namun, kini kita terkendala dengan jaringan. Di Rohul agak sulit jaringan dengan kecepatan 2 MB/detik,” jelasnya, Selasa (15/9) saat ditemui di kantornya, di Pasir Pangaraian.

Diberlakukannya secara online ini, diharapkan seluruh perusahaan yang ada di Rohul. Bisa berkontribusi, dengan menyediakan informasi lowongan pekerjaan di Situs Pembuatan AK-1 tersebut. Sehingga pencaker asal Rohul bisa mengetahui peluan pekerjaan di tempat asalnya.

Untuk pembuatan AK-1 secara manual, Aprianto mengaku, dengan mendatangi kantor Disosnakertrans sambil membawa seluruh persyaratannya. Bahkan menurutnya, hingga September 2015, seluruh pencaker yang sudah terdata di Disosnakertras mencapai sekitar 433 pencaker. Dimana, untuk pencaker tingkat SLTA sebanyak 150 pencaker, DII berjumlah 5, DII 39 pencaker, DIV satu orang, S1 192, dan S2 2 pencaker. "Saat ini, para pencaker kebanyakan tamatan SI, dan tingkat SLTA, sedangkan S2 masih tergolong rendah," ucapnya. (dpr/mg12)

Berita Terkait

Syarat Makna Dan Budaya, Wabup Labuhanbatu Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Panai Hilir

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri prosesi adat ritual tradisi Sedekah Bumi yang digelar khidmat oleh masyarakat Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, pada…...

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...