Bisakah Seorang Anak yang belum cakap Hukum Ditindak Pidana

Bisakah Seorang Anak yang belum cakap Hukum Ditindak Pidana

Nama : Linda Sari

NIM : 2174201045

Universitas Lancang Kuning

Fakultas : Hukum

Berita : Opini.

Bisakah Seorang Anak yang belum cakap Hukum Ditindak Pidana Ketika menjadi Perantara Narkotika?

Ketika anak yang belum cakap hukum menjadi perantara dapatkah dipidana? Kasus penyalahgunaan narkotika kiat semakin merajalela dan tak terbendung lagi di Indonesia ataupun dimancanegara.

Hal tersebut dapat dilihat dari fakta di lapangan yang menunjukkan bahwa sebanyak 50 % atau lebih penguni LAPAS ( lembaga permasyarakatan) disebabkan oleh kasus penyalahgunaan narkotika.

Berdasarkan fakta tersebut seharusnya banyak menimbulkan berbagai pertanyaan dibenak kita tentang bagaimana para pelaku penyalahgunaan narkotika dapat dengan mudah melakukan sebuah transaksi jual beli dan dengan siapa saja mereka melakukan kontak dalam transaksi jual narkotika tersebut?

Peredaran narkotika di Indonesia biasanya dilakukan dengan menggunakan jasa perantara atau kurir atau jasa paket dan tak jarang juga pengiriman narkotika melibatkan anak yang belum cakap hukum untuk sebagai perantara . Dengan memanfaatkan sifat kepolosan dari anak tersebut menjadi sebuah alasan yang kuat bagi para pengedar untuk menjadikan anak tersebut sebagai perantara atau kurir dan selain itu dengan memanfaatkan penggunaan anak belum cakap hukum tersebut dinilai dapat menyembunyikan identitas asli dari pengedar narkotika .

Banyaknya pemanfaatan anak yang belum cakap hukum sebagai perantara jual beli narkotika ditinjau dari segi tidak terlepas kurangnya perhatian orang-orang disekitar dan terutama orangtua termasuk lingkungannya . anak yang tidak dapat perhatian atau kontrol dari lingkungan sekitar atau orangtuanya cenderung lebih mudah untuk percaya terhadap perkataan atau ajakan orang lain yang baru mereka kenal dengan tidak memikirkan resiko yang akan dihadapinya. Hal ini juga diperburuk dengan adanya kemajuan teknologi , budaya dan ilmu yang pesat yang tidak sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Sebagai contoh, ketika anak belum cakap hukum atau dalam arti dibawah umur ditawari untuk mengantarkan barang yang tidak mereka ketahui dengan imbalan yang tergolong cukup besar untuk anak seusianya.

Dilihat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam Convention on the Right of the child (CRC) atau Konvensi Hak Anak PBB menetapkan definisi anak, anak adalah setiap manusia dibawah umur 18 tahun kecuali menurut Undang-Undang yang berlaku pada anak, kedewasaan dicapai lebih awal.

Menurut Pasal 34 Undang Undang Dasar 1945 anak adalah subjek hukum dari sistem hukum nasional, yang harus dilindungi, dipelihara dan dibina untuk mencapai kesejahteraan anak. Atas dasar tersebut, sudah sepatutnya bahwa anak yang diduga melakukan suatu tindak pidana tidak seharusnya dihukum, melainkan harus dibina dengan cara diberikan bimbingan.

Hukuman dari suatu tindakan pidana yang dilakukan pada anak dibedakan dengan orang dewasa . sebab mesa anak - anak adalah dimana anak itu membentuk karakter , kepribadian dan watak atau karakter lainnya. Dan anak yang diduga melakukan suatu tindak pidana masih dalam fase berkembang dari segala aspek dimana anak dibawah umur belum dapat sepenuhnya menentukan mana hal yang baik maupun yang buruk.

Penyebab kenakalan anak merupakan suatu perilaku yang dilakukan mulai dari dini hingga dewasa dan kenakalan ini sangat banyak merugikan masyarakat sekitar dan diri sendiri . Hal ini bukan hanya merupakan perbuatan anak yang melawan hukum akan tetapi juga melanggar norma hukum masyarakat.

Adapun dalam hal penyelesaian perkara pidana anak yang saat ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak (UU SPPA), proses pengadilan anak mengupayakan segala kepentingan yang terbaik bagi anak dimana dalam pasal 5 ayat (1) UU SPPA disebutkan bahwa sistem peradilan Anak wajib mengutamakan pendekatan Keadilan Restoratif.***

Berita Terkait

Bupati Bengkalis Kasmarni, Buka MTQ Ke VI Tingkat Kecamatan Bathin Solapan

Bathin Solapan,– Bupati Bengkalis Kasmarni membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VI tingkat Kecamatan Bathin Solapan, bertempat di halaman Kantor Camat Bathin Solapan, Senin, 22 Juli…...

Pemprov Riau Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi, Berkat Operasi PHR di Blok Rokan

PEKANBARU, 23 Juli 2024 – Keberadaan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau. PHR dinilai memberikan…...

Pimpin Apel Gabungan Asisten III: " pentingnya sistem keamanan yang berbasis elektronik"

Labuhanbatu, Portalriau.com- Asisten lll Zaid Harahap S.OS mengatakan pada tanggal 20 Juni 2024 yang lalu terjadi peretasan oleh data Ransomware Lockbit 3.0 terhadap PDNS (Pusat…...

Program Penguatan Vokasi PHR Membuka Asa Muhammad Nizam Merajut Sukses

Pekanbaru, Portalriau.com- 15 Juli 2024 – Muhammad Nizam tidak melewatkan kesempatan begitu mendapat informasi adanya kegiatan pelatihan komputer adminsitrasi perkantoran lewat Program Penguatan Vokasi PT…...

Jalankan Tata Kelola Perusahaan, PHR Dorong Mitra Kerja Komitmen Terhadap Anti Korupsi

Jakarta - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja (WK) Rokan berkomitmen dalam menerapkan tata kelola Perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) pada…...