Dibacok pakai Kampak, Terpental 500 meter Dikebun Sawit
RENGAT- Tindak Pidana ( TP ) Pengeroyokan yang menjadikan korban bacok hingga terpental capai 500 meter dari warung kopi warga oleh tersangka di temukan sudah tidak dalam keadaan sadar lagi.
Pengeroyokan yang terjadi tersebut, imformasi yang di rangkum wartawan di lapangan terjadi Rabu malam (28/10)sekira pukul 22 WIB di Daerah Sei Akar Batang Gansal Inhu.
Kapolres Inhu AKBP Ari Wibowo Sik, dikomfirmasi wartawan ini di ruang kerjanya Kamis (29/10) melalui Kapolsek Batang gansal Iptu Aman Aroni dan Paur humas Iptu Yarmen Djambak membenarkan adanya kasus pengeroyokan yang terjadi tesebut dan menjelaskan kalau Korban saat itu sedang main batu domino di warung Sdr. SIHOTANG,.
Sedangkan kedua tersangka (TSK) masih kata Kapolsek Aman Aroni dan Yarmen lanjutnya sedang bermain bilyar diwarung yang sama. Setelah itu kedua tersangka pulang kerumah Sdr. MANIK yang sebagai tersangka dua dan tak lama kemudian kedua tersangka tersebut datang kembali ke warung, sdr. MANIK dengan membawa kampak, sdr. SITANGGANG membawa parang dan langsung menghampiri korban.
Anehnya tak ada cerita apa apa dan tanpa berkata-kata sdr. MANIK langsung membacok dada kiri korban menggunakan kampak. Warga yang sedang berada di warung tersebut lebih kurang 10 orang tetapi tidak ada satupun yang berani melarang karena kedua tersangka karena tersangka memegang sajam.
Setelah itu korban langsung lari meninggalkan warung dan kedua tersangka mengejar korban menggunakan sepeda motor. Setelah kejadian itu warga mencari korban dan sekira pukul 22.00 wib korban ditemukan sekira 500 meter dari warung Sdr. SIHOTANG di kebun sawit dengan kondisi yang sudah tidak sadarkan diri dan luka bacoknya pada bagian dada sebelah kiri serta luka pada bagian kepala telah menyemburkan darah yang membasahi rumput kebun sawit tersebut.
Setelah itu korban langsung dibawa ke puskesmas Batang Gansal dan saat ini dirujuk ke RSUD Indrasari Pematang Reba.
Ditambahkan Polsek Batang GansaL Aman Aroni, Pengeroyokan yang mengakibatkan luka seius tersebut terjadi Rabu 28 Oktober 2015 sekira pukul 21.00 wib di warung Sdr. SIHOTANG km. 26 dusun kayu kawan desa. Sungai Akar kec. Btg Gansal terhadap korban an. ANTO SIANIPAR,(, 38) yang di ketahui warga beralamat km. 25 dusun kayu kawan desa. Sungai akar kec. Batang gansal.
Tersangka sudah diketahui bernama MANIK, ( 35 thn), beralamat km. 26 dusun kayu kawan desa Sungai Akar kec. Batang Gansal Inhu dan kedua SITANGGANG, ( 33 thn), alamat km. 25 dusun kayu kawan desa. Sungai akar (ipar Sdr. MANIK).
Begitu korban terkapar akibat luka bacok tersebut, korban pun melarikan diri dan kami dari pihak kepolisian sedang dalam pencarian dan keluarga korban belum membuat laporan polisi. Laporan ini baru kami terima dari RT setempat atas adanya kejadian pengeroyokan dengan menggunakan kampak dan parang.
Lebih jauh lagi kata Aman Aroni, korban di Sei Akar tidak ada keluarga, anak istri dan keluarga lainnya di Medan, sedangkan korban di sini menjaga kebun, kejadian ini motif awalnya belum bisa kita mintai keterangan karena korban hingga saat ini belum sadarkan diri."Jelas Aman Aroni ( dpr/ Lim )