Guru SMAN I Rambah Samo Ditembak Polisi Ditembak Empat Kali
ROKAN HULU-Guru Pendidikan Biologi tenaga honorer SMAN I Rambah Samo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Fahrur Roji, diduga ditembak Anggota Polres Rohul, informasinya tembakan itu sempat hingga empat kali, pada Selasa (15/9), pukul 02.00 Wib dini hari.
Pada saat itu, disampaikan, salah seorang Guru SMAN I Rambah Samo H. Emri yang mendatangi teman seprofesinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pangaraian, Rabu (16/9) sore. "Saya juga belum tahu apa penyebabnya, informasi kepastiannya belum diketahui jelas pak, kami datang kemari hanya kami sama-sama seprofesi," tuturnya.
Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan kalau Fahrur Roji ditembak Polisi di Jalan Panglima Sulung, dekat Kantor DPRD Rohul, tepatnya di depan SMAN I Rambah, hingga kini belum ada informasi akurat penyebabnya kenapa polisi sampai menembak guru tersebut.
Ketika hal ini dikonfirmasi dengan Kapolsek Rambah AKP Masjang Efendi melalui Hand Phonya, telponnya aktif, tapi tidak diangkat, kemudian di konfimasi melalui pesan singkat juga tidak dibalas. Hal yang sama juga dilakukan dengan Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, namun juga tidak mendapat jawaban.
Namun di RSUD Pasir Pangaraian, awak media tidak diperbolehkan polisi untuk mengambil gambar. "Kalau belum dapat izin tidak mengambil gambar," sebut polisi yang menjaga guru yang terkena tembak tersebut.
Pantauan di RSUD Rohul, guru tersebut belum ada keluarganya yang mendatanginya, hanya dikawal dua polisi, kemudian teman-teman seprofesinya ada yang menjenguk, informasinya kalau Fahru Roji tersebut warga Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Ketika informasi ini dikonfirmasikan dengan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Rohul Muhammad Zen, terkait peristiwa guru honorer tersebut dirinya sudah mengetahui kejadian. Dia hanya menjawab sudah melalui pesan singkatnya.(dpr/raj)