Jalan Rangau jadi tempat pembuangan bayi
Duri, – Bayi Laki laki dengan ari ari ( plasenta ) yang masih tersambung kepusat yang di temukan anggota dinas kebersihan Fridesti Lensi Siahaan (31) dalam kantong plastic di pinggir jalan Rangau KM 4 Kelurahan Babussalam Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis pada hari Jumat ( 22/05 ) sekira jam 08:30
Bayi malang ini tidak merasakan bagai mana hangatnya pelukan orang tuanya seperti layaknya bayi bayi lain yang lahir di sambut ayah ibu, saudara dan tetangganya dengan seyum dan tawa
Tak terbayangkan bagai mana rintihan seorang anak bayi yang baru lahir kedunia ini, lansung merasakan kekejaman orang tuanya yang tega membuangnya di pinggir jalan di malam gelap gulita, dinginya embun malam tanpa bedungan, haus dan dahaga, gatal gatal semak hilalang, gigitan semut yang ia rasakan sampai ia meregang nyawa
Fridesti Siahan masih dengan wajah pucat kepada MPR mengatakan,” saya sedang menyapu di pinggir jalan Rangau KM 4, saya melihat plastic warna biru saya kira sampah ketika saya mau angkat saya melihat kaki dan jenis kelamin bayi laki laki terjulur dari plastic biru yg robek saya terkejut lalu saya bilang pada teman saya beraja di ujung sana, lalu kami lapor sama pengawas.
Tidak lama kemudian beberapa orang dari Polsek Mandau meluncur ke TKP ( tempat kejadian Perkara ), setelah memintai keterang saksi lalu membawa mayat bayi itu ke RSUD
Ema warga jalan kayangan yg tidak jauh dari TKP mengatakan,” kejam kali ibu nak malang ini, kalau ngak mau kasih orang saja..!, banyakkok orang yang mau mengasuhnya ni sampai meninggal, mungkin di lemparnya sampai plastiknya sobek ini yang kedua kalinya dulu bayi perempuan masih hidup di ambil oleh salah anggota kepolisian polres Bengkalis, ” ujarnya
Munasih warga jalan kayangan kelurahan Babussalam nampak sedih ketika melihat foto bayi laki laki dalam plastik yang di buang di semak pinggir jalan.” Kalau masih hidup saya mau mengasuhnya, ujar ibu muda yang tidak punya anak laki laki itu
Sampai bayi itu di kuburkan belum di ketahui siapa pelakunya ( mpr/dui)