Lipan DPW Riau Pertanyakan Perkembangan Kasus Pembangunan Gedung Anak Yatim di Kelurahan Balai Raja

Lipan DPW Riau Pertanyakan Perkembangan Kasus Pembangunan Gedung Anak Yatim di Kelurahan Balai Raja

Pinggir– portalriau.com-Pembangunan gedung tingkat dua rumah yatim putra milik UPZ Ibadurrahman Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis yang bersumber dari APBD Tahun 2017 dengan anggaran lebih kurang 2 Miliyar diduga menjadi sarat korupsi dimana bangunan tersebut tidak standar dan belum ada serah terima hingga saat ini.

 

Dugaan korupsi Pembangunan gedung tingkat dua rumah yatim Putra milik UPZ Ibadurrahman di Kelurahan Balairaja  tersebut juga sudah ditangani oleh Polda Riau namun sampai saat ini kejelasan hukum belum jelas sampai dimana.

 

Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (Lipan) DPW Riau melalui Ketua Biro Hukum, Chandra C Sihaloho mempertanyakan kasus tersebut apakah sudah hilang dimakan bumi karena sampai saat ini masih belum tau kejelasannya.

 

“Pihak penyidik Polda Riau yang menangani dugaan korupsi Pembangunan gedung tingkat dua rumah anak Yatim Putra di Kelurahan Balai Raja Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis harus menjelaskan sampai dimana perkembangannya jangan dibawa diam,” kata Ketua Biro Hukum Lipan DPW Riau Chandra C Sihaloho Senin (1/6) kepada wartawan.

 

Ditambahkan Chandra, Anggaran yang bersumber dari APBD Kabupaten Bengkalis Tahun 2017 yang dipergunakan untuk Pembangunan gedung tingkat dua rumah anak yatim putra tersebut juga lumayan besar mencapai 2 Miliyar kenapa bangunannya seperti itu tidak sesuai dengan besar anggarannya.

 

“Kita juga menduga dalam Pembangunan gedung tingkat dua rumah anak yatim putra di Kelurahan Balai Raja tersebut ada keterlibatan salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dan ini harus dijelaskan oleh pihak Polda Riau jangan ada permainan terselubung disini sehingga kasusnya jalan ditempat,” terangnya.

 

Chandra juga menuturkan bahwa pihaknya juga sudah menunjau kelapangan bangunan Rumah Yatim Putra tersebut kondisinya sangat miris,sering bocor,terlihat miring dan diduga tidak sesuai dengan standar rancangan pembangunan awalnya juga sudah tercium bahasa adanya pancang bangunan yang tidak dipasang.

 

“Kita meminta kepada pihak penyidik Polda Riau agar menuntaskan kasus dugaan Korupsi di Pembangunan gedung tingkat dua rumah anak Yatim Putra di Kelurahan Balai Raja tersebut agar tidak ada dugaan permainan terselubung dalam kasus ini,” tandasnya.( Tim)

Berita Terkait

KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU

OPINI HUKUM ADMINISTRASI NEGARA KEBIJAKAN GUBERNUR RIAU TERHADAP PENANGANAN ILLEGAL LOGGING DI RIAU Disusun Oleh: RINTONI Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning Pekanbaru Pendahuluan Illegal…...

Operasi Antik Toba 2026 Polres Labuhanbatu, Ungkap 81 Kasus Narkoba dan Amankan 96 Tersangka

Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu mencatat keberhasilan signifikan dalam pelaksanaan Operasi Antik Toba 2026 dengan mengungkap sebanyak 81 kasus tindak pidana narkotika dan mengamankan 96 tersangka…...

Kepsek SMAN 1 Aek Natas Diduga Korupsi Dana Bos TA 2024-2025

Labuhanbatu Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Aek Natas Bayu Wahyudi diduga Korupsi Dana Biaya Operasional Sekolah (Bos) Tahun Anggaran (TA) 2024-2025. dugaan tersebut…...

Gema Takbir di Zona Rokan: Ratusan Hewan Kurban PHR Alirkan Kebahagiaan hingga ke Pelosok Desa

Pekanbaru-Portalriau.com-- Gema takbir Hari Raya Iduladha 1447 H tidak hanya membawa kedamaian spiritual, tetapi juga mengalirkan kebahagiaan di sekitar wilayah operasi PT Pertamina Hulu Rokan…...

MTQ ke-55 Dan FSQ ke-40 Tingkat Kabupaten Labuhanbatu Resmi Ditutup

Labuhanbatu, Portalriau.com- MTQH ke- 55 dan FSQ ke- 40 tingkat Kabupaten Labuhanbatu tahun 2026, bertempat di Ex Terminal Padang Bulan Jl. Baru Bay Pass Kelurahan…...