Mitan Oplosan, Disperindag Turunkan Tim Ditiga Kecamatan
BAGANSIAPIAPI - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengaku telah melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dengan menurunkan Tim ditiga kecamatan yang dianggap rawan dari peredaran Mitan Oplosan. Tiga Kecamatan itu yakni Bangko, Rimba Melintang, dan Bagan Sinembah. Peredaran Mitan Oplosan di negeri seribu kubah saat ini sudah meresahkan masyrakat dan telah memakan korban jiwa.
"Sesuai dengan Intruksi Wabup dan Plt Sekda kita telah turunkan Tim untuk melakukan Pelacakan sekaligus menyelidiki dari mana asal mula beredarnya Mitan Oplosan tersebut, jika terbukti dari mana asal mitan oplosan itu, maka akan kita berikan sanksi tegas hingga pencabutan surat izin usahanya, "kata Kadisperindag Rohil, H Syafruddin Hs, selasa (13/10) kemaren dibagansiapiapi.
Diterangkan Syafruddin, dirinya menguatkan kalau peredaran mitan oplosan itu berasal dari Pedagang Along-along. "kalau pangkalan resmi tidak mungkin, karena kita telah turun kelapangan diberbagai kecamatan melakukan penyelidikannya, "terangnya sembari mengatakan kalau pihaknya terus melakukan pengawasan dan sidak secara rutin.
Adapun pengawasan rutin yang kita lakukan berupa sidak dari peredaran makanan kadaluarsa, peredaran barang-barang dari luar negeri yang membahayakan masyrakat didaerah berbatasan seperti Kecamatan Pasir Limau Kapas (palika), sidak harga sembako, dan lain sebagainya.
"Sejauh inimemang belum ada laporan dari masyrakat terkait adanya barang-barang yang berbahaya, namun kita tetap melakukan pengawasan yang ketat agar tidak kecolongan lagi seperti adanya peredaran Mitan Oplosan kemaren, "kata Syafruddin.
Pihaknya juga menghimbau kepada masyrakat agar tetap waspada dalam membeli Mitan, Gas Elpiji, dan makanan lainnya kepada pedagang along-along. Untuk gas elpiji jenis Melon saat ini memang ada keluahan dari masyrakat tentang berkurangnya isi dari Elpiji tersebut. Namun, saat ini tim kita telah kelapangan untuk melakukan penyedilikan, "pungkasnya. (Dpr/Af)